BGN Terima Kritik Menu MBG, Pengawasan Masyarakat Sangat Dibutuhkan

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:31:17 WIB
BGN Terima Kritik Menu MBG, Pengawasan Masyarakat Sangat Dibutuhkan

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mengunggah informasi terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial. 

Ini dilakukan sebagai bagian dari transparansi dan upaya perbaikan program, terutama jika ada kritik atau masukan yang membangun terkait menu MBG yang dibagikan.

Dalam acara koordinasi di Bondowoso, Jawa Timur, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak melarang masyarakat, termasuk orang tua siswa atau guru, untuk berbagi foto atau video mengenai MBG di platform media sosial.

Nanik menegaskan bahwa pengunggahan informasi mengenai program ini, baik dalam bentuk gambar atau video, justru merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam memantau dan memberikan masukan bagi keberlanjutan dan perbaikan program MBG. 

Sebab, menurutnya, kritik, saran, dan masukan adalah bagian yang tak terpisahkan dalam setiap program pemerintah, yang bertujuan untuk perbaikan berkelanjutan.

Kritik Sebagai Sarana Membangun Program MBG

Meskipun BGN mempersilakan masyarakat untuk berbagi tentang MBG, ada kejadian baru-baru ini yang memperlihatkan ketegangan akibat kritik terhadap menu MBG.

Salah satu peristiwa yang mencuat adalah tindakan salah seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pesawaran, Lampung, yang viral karena menghentikan pemberian menu MBG kepada dua anak penerima manfaat hanya karena ibu mereka mengkritik menu yang diberikan. 

Nanik menyayangkan kejadian tersebut, yang ia anggap sebagai bentuk arogansi dari pihak yang bersangkutan.

Ia menyebutkan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat harus diterima dengan hati terbuka, untuk kemudian digunakan sebagai bahan perbaikan dan evaluasi program. 

Menurut Nanik, sikap defensif seperti itu justru merugikan keberlanjutan program MBG yang seharusnya dilaksanakan untuk kepentingan bersama, terutama untuk anak-anak yang membutuhkan gizi yang cukup.

Transparansi dan Partisipasi Masyarakat dalam MBG

Nanik juga mengungkapkan bahwa pengunggahan informasi mengenai MBG, termasuk foto atau video, merupakan salah satu cara untuk memastikan program ini tetap berada di jalur yang benar. Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat, program ini dapat terus dipantau dan dievaluasi secara transparan. 

BGN, lanjutnya, sangat mengapresiasi setiap bentuk pengawasan dan masukan yang datang dari berbagai pihak, seperti orang tua siswa, guru, hingga warga masyarakat lainnya.

Dengan sekitar 70 anggota tim pemantauan di BGN yang bekerja 24 jam, Nanik mengakui bahwa jumlah tersebut masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia. 

Oleh karena itu, keikutsertaan masyarakat sangat penting dalam memastikan bahwa program ini tepat sasaran dan bebas dari masalah yang tidak diinginkan.

Informasi Lengkap untuk Pengawasan yang Efektif

Namun, Nanik juga mengingatkan bahwa untuk mempermudah proses verifikasi dan penyelesaian masalah, masyarakat yang mengunggah foto atau video MBG harus mencantumkan informasi yang lebih lengkap. 

Ini mencakup keterangan waktu, alamat sekolah yang menerima manfaat, serta nama dan alamat SPPG yang bertanggung jawab atas distribusi menu MBG.

Ia menegaskan bahwa keterangan lengkap bukan untuk tujuan intimidasi, melainkan untuk memastikan BGN dan lembaga terkait lainnya bisa segera melakukan penelusuran dan verifikasi apabila ada masalah terkait kualitas atau pelaksanaan program tersebut. 

Dengan data yang jelas, pihak berwenang dapat lebih cepat bertindak untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Mengapa Kritik dan Masukan Penting dalam Program MBG

Penting untuk dicatat bahwa program MBG merupakan inisiatif pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak, yang memang sangat rentan terhadap masalah kekurangan gizi. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengelola program ini dengan transparansi yang tinggi, serta menerima setiap kritik membangun dari masyarakat. Kritik adalah cermin dari harapan masyarakat untuk melihat program ini berkembang lebih baik.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan beragam, Indonesia membutuhkan pengawasan yang lebih luas dan partisipasi dari berbagai pihak dalam menjalankan program-program pemerintah. 

MBG adalah salah satu program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, terutama anak-anak yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. 

Kritik terhadap program ini, jika diterima dengan bijak, akan sangat membantu pemerintah dalam memastikan bahwa tujuan utama dari program tersebut dapat tercapai dengan maksimal.

Peran Masyarakat dalam Mengawasi Program Pemerintah

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam setiap program besar yang melibatkan masyarakat banyak, seperti MBG, pasti ada tantangan dan hambatan. 

Oleh karena itu, pengawasan dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memastikan program ini benar-benar sampai kepada orang yang membutuhkan dan memberikan dampak positif sesuai dengan tujuannya.

Nanik menyatakan bahwa BGN sangat terbuka terhadap setiap saran dan masukan. Bahkan, pengawasan dari masyarakat adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG. 

Program ini tidak hanya membutuhkan keikutsertaan dari pihak pemerintah, tetapi juga harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat luas.

Dengan semakin banyaknya kritik yang membangun dan saran positif dari masyarakat, BGN berharap dapat melakukan evaluasi lebih efektif dan mengoptimalkan program MBG. 

Semua itu dilakukan agar program ini benar-benar mencapai tujuannya untuk meningkatkan status gizi anak-anak Indonesia.

Menghindari Isu Negatif dan Memastikan Kualitas Program

Sebagai penutup, Nanik juga menekankan bahwa pengawasan transparan yang dilakukan oleh masyarakat melalui media sosial adalah bagian dari upaya untuk memastikan kualitas program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga. 

Dengan adanya pengawasan tersebut, masyarakat tidak hanya berperan dalam memantau, tetapi juga memberi kontribusi langsung terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Ketika masyarakat ikut serta dalam memantau program ini, mereka memberikan nilai tambah berupa kejelasan informasi dan transparansi yang membuat program ini dapat dipertanggungjawabkan di tingkat publik. 

Program MBG ini adalah upaya besar untuk memperbaiki status gizi anak-anak di Indonesia, dan semua pihak, termasuk masyarakat, memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberlanjutan dan kesuksesan program ini.

Terkini