JAKARTA - Direktur Utama PT Esta Indonesia Tbk (NEST), Hoo Anton Siswanto, kembali menunjukkan keyakinannya terhadap prospek perusahaan dengan melakukan pembelian saham secara signifikan.
Pada Selasa, 27 Januari 2026, Hoo Anton membeli sebanyak 19,7 juta saham NEST senilai Rp8,08 miliar dengan harga Rp410 per saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pembelian ini merupakan langkah investasi jangka panjang yang bertujuan memperkuat posisi kepemilikannya dalam perusahaan.
Transaksi ini dilaporkan secara resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu, 28 Januari 2026. Hoo Anton menegaskan bahwa pembelian tersebut bukan bagian dari skema repurchase agreement (repo) dan diklasifikasikan sebagai transaksi saham biasa.
Dengan aksi ini, porsi kepemilikannya meningkat dari 3,29 miliar saham atau 80,01 persen menjadi 3,31 miliar saham atau 80,49 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
Komitmen Manajemen terhadap Masa Depan Perusahaan
Penambahan kepemilikan oleh Hoo Anton ini menjadi sinyal kuat bagi pasar dan pemegang saham bahwa manajemen memiliki keyakinan besar terhadap masa depan NEST.
Dengan meningkatkan kepemilikan saham, manajemen menunjukkan komitmen untuk terus mempertahankan dan mengembangkan bisnis sarang walet yang menjadi fokus utama perusahaan.
Menurut manajemen Esta Indonesia, langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan pemegang saham publik karena menyelaraskan kepentingan manajemen dengan para investor.
Aksi tersebut memperlihatkan bahwa manajemen tidak hanya berperan sebagai pengelola tetapi juga pemilik yang siap bertahan dan berinvestasi dalam jangka panjang.
Kinerja Saham NEST yang Menjanjikan
Reaksi pasar terhadap aksi pembelian saham oleh Direktur Utama ini tergolong positif. Pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026, saham NEST melesat 7,92 persen ke posisi Rp436 per saham.
Jika dilihat dari awal tahun hingga tanggal tersebut, saham NEST sudah mencatat kenaikan sebesar 26,01 persen, mencerminkan optimisme pasar terhadap potensi dan kinerja perusahaan.
Kinerja saham yang solid ini menjadi cerminan bahwa pelaku pasar merespons baik sinyal positif dari manajemen. Kenaikan harga saham sekaligus meningkatkan nilai pasar perusahaan dan memberikan keuntungan bagi pemegang saham yang sudah lebih dulu berinvestasi.
Bisnis Sarang Walet yang Terintegrasi
NEST dikenal sebagai salah satu emiten terkemuka di sektor sarang walet dengan model bisnis yang terintegrasi penuh.
Perusahaan mengelola rantai nilai produksi mulai dari pembibitan, budidaya, pengolahan hingga perdagangan sarang walet. Pendekatan ini membuat NEST mampu mengendalikan kualitas produk dan menjamin pasokan bahan baku yang konsisten.
Saat ini, NEST mengoperasikan sebanyak 15 rumah walet sebagai fasilitas produksi utama. Fasilitas ini dilengkapi dengan pabrik pengendali mutu yang menjaga standar kualitas bahan baku agar tetap konsisten dan sesuai standar pasar.
Sistem terintegrasi ini menjadikan NEST tidak hanya pemain hilir, tapi juga penguasa hulu produksi sarang walet.
Kapasitas Produksi dan Pengolahan yang Kompetitif
Selain fasilitas budidaya, NEST memiliki unit usaha pengolahan yang dijalankan oleh anak perusahaan PT Tunas Esta Indonesia (TEI).
Kapasitas produksi NEST sebesar 30 ton per tahun, sementara TEI menambah kapasitas pengolahan hingga 50 ton per tahun. Secara total, NEST mampu menghasilkan hingga 80 ton produk sarang walet setiap tahunnya.
Kapasitas besar ini memungkinkan NEST untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat, baik di dalam negeri maupun pasar ekspor.
Kesiapan kapasitas produksi dan pengolahan ini menjadi keunggulan kompetitif yang sulit disaingi oleh para pesaing, terutama dalam mengantisipasi fluktuasi pasokan dan permintaan global.
Strategi dan Prospek Pertumbuhan Perusahaan
Dengan model bisnis terintegrasi dan kapasitas produksi yang kuat, NEST menempatkan diri dalam posisi strategis untuk meraih pertumbuhan yang berkelanjutan.
Manajemen optimistis bahwa dengan pengelolaan yang baik dan kontrol kualitas yang ketat, perusahaan dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan pangsa pasar di industri sarang walet.
Aksi pembelian saham oleh Direktur Utama sekaligus menjadi indikator kepercayaan diri manajemen terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan.
Perusahaan siap menghadapi tantangan industri sekaligus memanfaatkan peluang yang ada, terutama dengan tren permintaan sarang walet yang masih menunjukkan pertumbuhan positif.
Pengaruh terhadap Kepercayaan Investor dan Pasar
Peningkatan kepemilikan saham oleh manajemen memiliki dampak positif terhadap sentimen investor dan pasar modal. Hal ini memperlihatkan bahwa manajemen tidak hanya berperan sebagai pengelola operasional, tetapi juga sebagai investor yang serius dan berkomitmen.
Sentimen positif ini dapat meningkatkan likuiditas saham NEST di pasar modal serta memperkuat posisi tawar perusahaan dalam berbagai negosiasi bisnis. Investor pun cenderung lebih percaya untuk berinvestasi dalam saham yang didukung oleh manajemen yang berani berinvestasi di perusahaannya sendiri.
Tantangan dan Peluang di Industri Sarang Walet
Industri sarang walet memiliki karakteristik yang unik dan menantang, terutama karena sangat bergantung pada kondisi alam dan faktor lingkungan. Fluktuasi harga di pasar bebas juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha.
Namun, dengan strategi terintegrasi dan pengendalian kualitas yang ketat, NEST mampu mengelola risiko tersebut dengan lebih baik. Kapasitas produksi yang besar juga membuat perusahaan lebih fleksibel dalam memenuhi permintaan pasar dan merespons perubahan kondisi.
Pembelian saham senilai Rp8,08 miliar oleh Direktur Utama PT Esta Indonesia Tbk (NEST) merupakan bukti nyata komitmen manajemen terhadap masa depan perusahaan.
Dengan porsi kepemilikan yang semakin besar, Hoo Anton Siswanto menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap prospek bisnis sarang walet yang terintegrasi dan memiliki kapasitas produksi yang kompetitif.
Kinerja saham NEST yang meningkat tajam menjadi cerminan kepercayaan pasar terhadap perusahaan. Perpaduan antara pengelolaan bisnis yang kuat, kapasitas produksi besar, dan komitmen manajemen menciptakan landasan yang kokoh untuk pertumbuhan berkelanjutan.
NEST siap menghadapi tantangan pasar dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri sarang walet, baik di pasar domestik maupun internasional. Aksi ini juga menjadi sinyal positif bagi para pemegang saham dan investor untuk terus mendukung perkembangan perusahaan ke depan.