Eksodus Diaspora: Gelombang Pemain Keturunan Ramaikan Super League Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:06:30 WIB
Eksodus Diaspora: Gelombang Pemain Keturunan Ramaikan Super League Indonesia

JAKARTA - Wajah kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025/2026, dipastikan akan mengalami transformasi besar. Tren mendatangkan pemain diaspora atau keturunan yang aktif membela Timnas Indonesia kini bukan lagi sekadar bumbu, melainkan strategi utama klub-klub besar untuk mendongkrak prestasi. Kehadiran mereka tidak hanya menjanjikan peningkatan kualitas teknis, tetapi juga menjadi magnet bagi para penggemar untuk memadati stadion.

Sejauh ini, sudah ada sembilan pemain keturunan yang aktif bermain di Timnas Indonesia yang merumput di liga domestik. Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring dengan dibukanya jendela transfer paruh musim yang penuh kejutan. Gelaran Super League 2025/2026 akan semakin diramaikan dengan hadirnya banyak pemain naturalisasi Timnas Indonesia, menciptakan standar baru dalam persaingan perebutan gelar juara.

Langkah Berani Persib Bandung Menggaet Dion Markx dan Kurzawa

Persib Bandung menjadi pionir dalam pergerakan transfer pemain keturunan di awal tahun ini. Terbaru adalah kedatangan bek muda Dion Markx ke Persib Bandung. Kehadiran bek tangguh ini seolah menjadi pelengkap kepingan puzzle pertahanan Maung Bandung yang ingin tampil lebih solid di putaran kedua.

Dion Markx resmi gabung Persib Bandung setelah diperkenalkan bareng Layvin Kurzawa pada Minggu (25/1/2026). Langkah manajemen Persib mengamankan jasa Dion Markx menunjukkan visi jangka panjang klub. Persib Bandung mendatangkan Dion Markx dari klub Belanda, NEC Nijmegen U-21 dengan durasi kontrak 2,5 tahun. Investasi pada pemain muda berbakat ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak instan bagi klub, tetapi juga menjaga stabilitas performa tim di musim-musim mendatang.

Persija Jakarta dan Ambisi Mendatangkan Mauro Zijlstra

Tidak ingin ketinggalan dari sang rival abadi, Persija Jakarta juga tengah menyiapkan manuver besar untuk mempertajam lini serang mereka. Tidak berhenti di Dion Markx, ada dua pemain keturunan lainnya yang kabarnya sedang ramai akan gabung klub Super League pada bursa transfer paruh musim ini. Fokus utama kini tertuju pada sosok predator muda yang merumput di Belanda.

Sosok pemain yang dimaksud adalah Mauro Zijlstra dan Ivar Jenner. Khusus untuk Mauro Zijlstra, striker muda keturunan Timnas Indonesia tersebut dikabarkan selangkah lagi gabung Persija Jakarta. Manajemen Macan Kemayoran tampak sangat serius untuk mendaratkan sang pemain guna mengatasi kendala produktivitas gol mereka.

Keseriusan Persija terlihat dari paket kontrak yang telah disiapkan. Persija Jakarta sudah menyiapkan kontrak berdurasi 2,5 tahun untuk Mauro Zijlstra. Kepindahan ini bisa menjadi penyelamat karier Mauro, mengingat ia saat ini sedang dalam situasi sulit di klubnya. Saat ini, Mauro Zijlstra masih berstatus sebagai pemain klub Liga Belanda, FC Volendam. Namun, perjalanan kariernya di tim senior Belanda belum berjalan mulus.

Sejak promosi ke tim senior pada 1 Januari 2025, Mauro Zijlstra belum juga mendapat kesempatan bermain. Minimnya jam terbang di Eropa menjadi alasan kuat mengapa pindah ke Super League Indonesia adalah opsi yang menarik bagi perkembangan kariernya. Pada musim ini, Mauro Zijlstra belum pernah dimainkan oleh pelatih FC Volendam. Dirinya justru masih diperbantukan untuk FC Volendam U-21 dengan mencatatkan 3 pertandingan. Bergabung dengan Persija akan memberikan panggung utama bagi Mauro untuk membuktikan kapasitasnya sebagai striker haus gol.

Dewa United dan Rumor Bergabungnya Ivar Jenner

Selain Persija, klub kaya baru Dewa United juga santer dikaitkan dengan bintang lini tengah Timnas Indonesia, Ivar Jenner. Meskipun rincian negosiasi belum sepenuhnya terbuka ke publik seperti halnya Mauro, kehadiran Ivar di Super League akan menjadi pernyataan besar tentang ambisi Dewa United untuk bersaing di papan atas. Ivar Jenner, yang selama ini dikenal sebagai jenderal lapangan tengah skuad Garuda, akan menjadi tambahan amunisi yang sangat berharga bagi klub mana pun yang berhasil mengamankan jasanya.

Pergerakan transfer ini menandai era baru sepak bola Indonesia di mana jarak antara pemain yang berkarier di luar negeri (abroad) dengan liga domestik semakin menipis. Bagi para pemain diaspora, bermain di Super League bukan lagi dianggap sebagai penurunan karier, melainkan kesempatan untuk lebih dekat dengan basis pendukung Timnas Indonesia sekaligus membantu menaikkan level kompetisi lokal.

Menanti Efek Domino di Paruh Musim Super League

Kehadiran Dion Markx di Persib, serta potensi merapatnya Mauro Zijlstra ke Persija dan Ivar Jenner ke Dewa United, diperkirakan akan memicu efek domino bagi klub-klub lain. Persaingan di bursa transfer kini tidak lagi hanya memperebutkan pemain asing reguler, tetapi beralih pada perburuan pemain keturunan yang memiliki ikatan emosional dengan tanah air.

Bagi para penggemar, fenomena ini tentu sangat dinantikan. Menonton aksi para pahlawan Timnas Indonesia setiap pekan di liga lokal akan memberikan warna tersendiri. Namun, tantangan besar tetap menanti; bagaimana para pemain yang terbiasa dengan kultur sepak bola Eropa ini beradaptasi dengan iklim, cuaca, dan gaya permainan di Indonesia yang sangat berbeda.

Daftar Pemain Keturunan Aktif Timnas Indonesia di Super League: 2 Lagi OTW Persija dan Dewa United kini menjadi topik yang paling hangat dibicarakan di kedai-kedai kopi hingga forum diskusi media sosial. Semua mata akan tertuju pada pengumuman resmi dari klub dalam beberapa hari ke depan sebelum jendela transfer benar-benar ditutup.

Terkini