Aksi Kemanusiaan Brimob Sumut Percepat Pemulihan Pascabencana Tapanuli Tengah

Selasa, 03 Februari 2026 | 10:07:56 WIB
Aksi Kemanusiaan Brimob Sumut Percepat Pemulihan Pascabencana Tapanuli Tengah

JAKARTA - Pemulihan sebuah wilayah pascaditerjang bencana bukan hanya soal memperbaiki infrastruktur yang rusak, melainkan tentang bagaimana menghadirkan kembali harapan bagi warga yang terdampak. Lumpur yang mengendap di dalam hunian dan putusnya akses air bersih sering kali menjadi beban psikologis tersendiri bagi masyarakat. Dalam situasi kritis seperti ini, kehadiran aparat keamanan yang terjun langsung ke lapangan menjadi jembatan penting untuk mempercepat normalisasi kehidupan sosial. Fokus bantuan kini diarahkan pada pembenahan sanitasi dan aksesibilitas agar roda ekonomi dan aktivitas harian warga dapat kembali berputar seperti sediakala.

Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus melanjutkan upaya kemanusiaan pascabencana melalui rangkaian kegiatan pembersihan lingkungan dan pendistribusian air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis. Langkah ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang terukur guna memastikan tidak ada warga yang terisolasi dari kebutuhan dasar mereka.

Fokus Rehabilitasi Hunian dan Akses Jalan Pemukiman

Kegiatan tersebut melibatkan personel SAR Batalyon A Pelopor yang dipimpin oleh Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Mukhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H. Fokus kegiatan meliputi pembersihan rumah warga terdampak lumpur, pembersihan akses jalan permukiman, serta pendistribusian air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran personel di lapangan memberikan dampak instan pada percepatan pembersihan material sisa bencana yang sulit dikerjakan oleh warga secara mandiri.

Di Perumahan Pandan Asri, Desa Aek Tolang, Kecamatan Pandan, personel SAR Batalyon A melaksanakan pembersihan material lumpur di rumah milik Ibu Dorlima Pardede serta pembersihan jalan lingkungan perumahan. Hasil kerja keras personel mulai membuahkan hasil yang signifikan bagi kenyamanan warga setempat. Pembersihan rumah warga telah selesai 100 persen, sementara pembersihan jalan permukiman telah mencapai progres sekitar 96 persen, sehingga akses warga mulai kembali normal dan aman dilalui.

Optimalisasi Kelayakan Hunian di Desa Hutanabolon

Selain di wilayah Pandan, bantuan serupa juga dikerahkan ke titik-titik lain yang mengalami dampak cukup parah. Kerja sama antara personel dan warga lokal mempercepat proses evakuasi sisa-sisa material yang menutupi bangunan fisik. Sementara itu, di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, personel Batalyon A melaksanakan pembersihan rumah milik Bapak Fateh Butar Butar.

Petugas di lapangan bekerja dengan detail untuk memastikan rumah benar-benar bersih dari kontaminasi lumpur yang bisa membawa bibit penyakit. Hingga akhir kegiatan, proses pembersihan rumah telah selesai 100 persen dan terus dimaksimalkan agar sisa material lumpur dapat dibersihkan secara menyeluruh sehingga rumah kembali layak dihuni. Normalnya kembali kondisi fisik rumah ini menjadi langkah awal bagi para penyintas untuk menata kembali kehidupan mereka.

Penyediaan Air Bersih Menggunakan Teknologi Water Treatment

Hambatan utama yang sering muncul setelah bencana adalah ketersediaan air bersih karena rusaknya jaringan pipa atau tercemarnya sumber mata air. Untuk mengatasi hal ini, Brimob Sumut mengerahkan unit khusus yang mampu memproses air menjadi layak konsumsi secara instan. Selain kegiatan pembersihan, personel SAR Batalyon A juga melaksanakan pendistribusian air bersih menggunakan peralatan water treatment di Desa Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan.

Kehadiran fasilitas pengolahan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari di tengah keterbatasan pascabencana. Teknologi ini menjadi solusi efektif di masa darurat agar warga tidak terpaksa menggunakan air yang terkontaminasi untuk keperluan memasak maupun sanitasi.

Komitmen Pelayanan Brimob dalam Proses Pemulihan Total

Kompol Mukhtar I. Kadoli juga menyampaikan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk hadir dan membantu masyarakat secara langsung dalam proses pemulihan. Peran kepolisian saat ini telah berkembang dari sekadar menjaga keamanan menjadi mitra aktif masyarakat dalam situasi bencana.

“Kami berupaya memberikan bantuan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, mulai dari pembersihan rumah dan akses jalan hingga penyediaan air bersih. Harapannya, warga dapat segera kembali menjalani aktivitas dengan lebih aman dan nyaman,” tutup Kompol Mukhtar I. Kadoli. Dengan selesainya sebagian besar target pembersihan, Tapanuli Tengah kini mulai menunjukkan geliat aktivitas yang positif seiring dengan pulihnya infrastruktur dasar warga.

Terkini