JAKARTA - Peningkatan permintaan perjalanan selama libur Lebaran 2026 membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan tambahan kereta api untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
Menurut Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, pihaknya tengah mempersiapkan kereta tambahan yang akan diinformasikan lebih lanjut melalui kanal resmi KAI pusat.
Tambahan kereta api Lebaran ini bertujuan untuk mengatasi tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama musim mudik, terutama pada masa-masa puncak keberangkatan.
Sementara itu, meski pemesanan tiket untuk keberangkatan tanggal 20 Maret 2026 atau H-1 Lebaran sudah mulai terbuka, masih ada peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket kereta api reguler hingga H-2 Lebaran (19 Maret 2026).
Namun, meski demikian, beberapa tanggal favorit untuk arus mudik, seperti 16–20 Maret 2026, sudah menunjukkan sisa tempat duduk yang terbatas.
Antisipasi Peningkatan Penumpang dengan Penambahan Kereta
KAI memastikan bahwa dengan adanya tambahan kereta api untuk Lebaran 2026, mereka berupaya menghindari kemacetan transportasi dan memberikan solusi bagi masyarakat yang hendak pulang kampung.
"Kami sedang mempersiapkan kereta tambahan untuk Lebaran, yang nantinya akan diinformasikan oleh KAI pusat," kata Franoto Wibowo dalam pernyataan resminya. Penambahan kereta ini tidak hanya mengakomodasi perjalanan pulang, tetapi juga untuk memastikan perjalanan penumpang berlangsung dengan lebih lancar, mengingat tingginya jumlah peminat kereta api pada musim mudik.
Sejauh ini, meski sudah ada lonjakan pemesanan tiket, KAI memastikan bahwa kursi untuk keberangkatan tanggal 11 hingga 15 Maret 2026 masih cukup tersedia, dengan total sekitar 10.000 kursi per hari. Namun, menjelang tanggal favorit seperti 16–20 Maret 2026, sisa kursi semakin terbatas.
Tiket Lebaran Mulai Terbatas pada Tanggal Favorit
Pemesanan tiket kereta untuk perjalanan libur Lebaran memang dimulai lebih awal, dan ini memungkinkan masyarakat memilih tanggal keberangkatan lebih fleksibel. Namun, tanggal favorit mudik, seperti 16 hingga 20 Maret 2026, sudah mengalami penurunan ketersediaan tempat duduk. Hal ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga puncak arus mudik.
"Tanggal-tanggal tersebut memang lebih padat, jadi disarankan untuk segera memesan tiket agar mendapatkan tempat duduk yang lebih nyaman," lanjut Franoto.
Bagi penumpang yang masih ingin mendapatkan tiket untuk keberangkatan pada tanggal-tanggal yang lebih padat, KAI menyediakan fitur connecting train di aplikasi Access by KAI. Fitur ini memungkinkan penumpang untuk mendapatkan tiket dengan lebih mudah meski tempat duduk pada kereta tertentu telah terisi.
Pemesanan Tiket Lebaran 2026: Masih Ada Peluang
Sampai saat ini, KAI mencatatkan sekitar 228.506 tiket reguler yang telah terjual untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Namun, masih ada sekitar 107.000 kursi yang tersisa untuk periode keberangkatan 11 hingga 21 Maret 2026.
Walaupun tren pemesanan tiket mengalami kenaikan, kesempatan untuk mendapatkan tiket masih terbuka lebar, terutama untuk tanggal-tanggal di luar puncak arus mudik.
Franoto juga mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pemesanan tiket, karena dengan pemesanan lebih awal, penumpang dapat memperoleh tempat duduk yang diinginkan. Ia juga mengingatkan agar masyarakat memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya, karena perubahan atau penambahan kursi masih bisa terjadi, terutama di luar puncak arus mudik.
Tiket Lebaran Dibuka Secara Bertahap
Sejak 2 Februari 2026, KAI telah membuka sistem pemesanan tiket untuk periode mudik Lebaran 2026, dimulai dengan tiket untuk keberangkatan H-45 hingga H-2 Lebaran.
Sistem ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan kesempatan yang lebih merata untuk memesan tiket. Franoto menjelaskan bahwa pemesanan tiket untuk keberangkatan H-1 atau tanggal 20 Maret 2026 baru dibuka pada pukul 00.00 WIB pada 3 Februari 2026.
Dengan sistem bertahap ini, calon penumpang dapat lebih mudah mempersiapkan perjalanan mereka tanpa harus terburu-buru memesan tiket dalam waktu yang bersamaan.
Hal ini diharapkan bisa mengurangi potensi lonjakan akses yang berlebihan pada satu waktu dan memberikan kesempatan yang lebih adil bagi seluruh masyarakat.
Perubahan dalam Ketersediaan Tiket pada Puncak Arus Mudik
Seiring mendekatnya puncak arus mudik, jumlah pemesanan tiket diperkirakan akan terus meningkat, terutama untuk tanggal-tanggal favorit arus mudik. Mengingat tingginya jumlah pemesan tiket, KAI akan terus mengupdate informasi mengenai ketersediaan tiket dan kemungkinan tambahan kereta api untuk Lebaran.
"Kami juga mempersiapkan penambahan kereta agar jumlah penumpang yang naik KA selama Lebaran 2026 bisa lebih terakomodasi dengan baik," tambah Franoto.
Untuk membantu masyarakat yang ingin memanfaatkan waktu mudik dengan lebih nyaman, KAI juga menyarankan agar penumpang memilih jadwal keberangkatan yang lebih fleksibel. Hal ini bertujuan agar perjalanan dapat berlangsung lebih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penumpang.
Keuntungan Memesan Tiket Lebaran Lebih Awal
Dengan membuka pemesanan tiket lebih awal, masyarakat dapat lebih leluasa dalam memilih tanggal keberangkatan yang sesuai. Pemesanan tiket jauh-jauh hari ini juga memungkinkan penumpang untuk memanfaatkan tarif yang lebih terjangkau dan mendapatkan kursi yang lebih nyaman.
Meskipun demikian, dengan jumlah tiket yang terbatas untuk tanggal favorit, penting bagi penumpang untuk segera memesan tiket untuk menghindari kehabisan tempat duduk.
KAI juga memberikan beberapa kemudahan bagi penumpang yang memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, seperti fitur connecting train, yang memungkinkan penumpang tetap mendapatkan tiket meskipun kursi pada kereta pilihan sudah penuh.
Penyediaan tambahan kereta untuk mudik Lebaran 2026 menjadi langkah penting dalam mengakomodasi tingginya jumlah penumpang yang ingin menggunakan kereta api selama musim liburan.
Dengan sistem pemesanan tiket yang terbuka sejak lebih awal dan tambahan kereta api yang sedang disiapkan, KAI berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang lancar, nyaman, dan terorganisir bagi masyarakat Indonesia.
Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau ketersediaan tiket melalui kanal resmi KAI agar bisa memperoleh tiket sesuai dengan keinginan mereka.