JAKARTA - Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah kembali diperkuat pada 2026.
Di tengah kebutuhan permodalan yang terus meningkat, skema Kredit Usaha Rakyat dari Bank Mandiri menjadi salah satu solusi yang banyak dilirik.
Tahun ini, Bank Mandiri menawarkan KUR dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa pinjaman agunan, memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya akselerasi ekonomi nasional yang terus didorong pemerintah melalui sektor produktif. Karena itu, penting bagi calon debitur memahami secara rinci syarat, dokumen yang diperlukan, cara daftar agar diverifikasi dengan cepat, serta skema cicilan sebelum mengajukan pinjaman.
Berikut rangkuman lengkap mengenai syarat KUR Mandiri 2026, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, hingga tabel angsuran pinjaman Rp10 juta sampai Rp100 juta.
Syarat KUR Mandiri 2026 Terbaru
Program KUR Mandiri 2026 mencakup beberapa kategori, yakni KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Khusus.
Untuk kategori KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Khusus, calon debitur wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) untuk kategori Mikro dan Kecil yang dikeluarkan oleh RT/RW, kelurahan/desa, atau pejabat yang berwenang serta surat keterangan lain yang dianggap setara sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Selain itu, calon debitur harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dapat dibuktikan menggunakan kartu identitas seperti e-KTP atau Surat Keterangan Pembuatan e-KTP. NPWP diperlukan untuk pinjaman dengan jumlah di atas Rp50 juta. Dokumen lain yang wajib dilampirkan adalah salinan Kartu Keluarga serta salinan Surat/Akta Nikah/Cerai untuk calon debitur yang sudah menikah atau bercerai.
Khusus bagi KUR Kecil dan KUR Khusus dengan plafon lebih dari Rp 100 juta, terdapat ketentuan tambahan berupa kepesertaan BPJS TK.
Sementara itu, untuk KUR Penempatan Tenaga Kerja Indonesia, persyaratannya meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bisa dibuktikan dengan kartu identitas seperti e-KTP atau Surat Keterangan Pembuatan e-KTP. Debitur juga wajib memiliki perjanjian penempatan untuk Pekerja Migran Indonesia yang disalurkan oleh pelaksana penempatan tenaga kerja dan/atau penyedia tenaga magang Indonesia.
Selain itu, diperlukan Perjanjian Kerja dengan pengguna untuk Pekerja Migran Indonesia, baik yang disalurkan oleh pelaksana penempatan tenaga kerja dan/atau penyedia tenaga magang, Pemerintah, atau Pekerja Migran Indonesia yang bekerja secara mandiri. Salinan Kartu Keluarga serta salinan Surat/Akta Nikah/Cerai juga menjadi dokumen wajib bagi yang telah menikah atau bercerai.
Syarat Dokumen Tambahan
Untuk memperjelas, berikut dokumen tambahan sesuai kategori:
KUR Super Mikro/Mikro: Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Desa/Kelurahan atau NIB.
KUR Kecil: Wajib NIB atau SIUP.
Pekerja Migran: Kontrak kerja dan dokumen penempatan.
Memastikan seluruh dokumen lengkap akan mempercepat proses verifikasi serta survei lapangan oleh petugas bank.
Cara Pengajuan KUR Mandiri 2026
Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, proses pengajuan dapat dilakukan secara langsung ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Berikut langkah-langkahnya:
Siapkan seluruh dokumen yang diperlukan.
Kunjungi Bank Mandiri terdekat.
Sampaikan niat Anda kepada Customer Service untuk mendaftar KUR Mandiri 2026.
Isi formulir dan serahkan dokumen yang sudah dipersiapkan.
Tunggu proses survei lapangan dari petugas bank.
Setelah disetujui, tanda tangani surat perjanjian.
Dana akan dicairkan ke rekening Anda.
Proses survei menjadi tahapan penting karena bank akan memastikan usaha yang dijalankan benar-benar produktif dan layak menerima pembiayaan.
Tabel Angsuran KUR Mandiri Pinjaman Rp 10-100 Juta
Sebagai referensi, berikut simulasi cicilan berdasarkan nominal pinjaman dan tenor 12, 24, serta 36 bulan.
Pinjaman Rp 10 juta
12 bulan: Rp 860.664
24 bulan: Rp 443.206
36 bulan: Rp 304.219
Pinjaman Rp 15 juta
12 bulan: Rp 1.290.996
24 bulan: Rp 664.809
36 bulan: Rp 456.329
Pinjaman Rp 25 juta
12 bulan: Rp 2.151.661
24 bulan: Rp 1.108.015
36 bulan: Rp 760.548
Pinjaman Rp 30 juta
12 bulan: Rp 2.581.993
24 bulan: Rp 1.329.618
36 bulan: Rp 912.658
Pinjaman Rp 40 juta
12 bulan: Rp 3.442.657
24 bulan: Rp 1.772.824
36 bulan: Rp 1.216.877
Pinjaman Rp 50 juta
12 bulan: Rp 4.303.321
24 bulan: Rp 2.216.031
36 bulan: Rp 1.521.097
Pinjaman Rp 60 juta
12 bulan: Rp 5.163.986
24 bulan: Rp 2.659.247
36 bulan: Rp 1.825.316
Pinjaman Rp 70 juta
12 bulan: Rp 6.024.650
24 bulan: Rp 3.102.443
36 bulan: Rp 2.159.536
Pinjaman Rp 80 juta
12 bulan: Rp 6.885.314
24 bulan: Rp 3.545.649
36 bulan: Rp 2.433.755
Pinjaman Rp 90 juta
12 bulan: Rp 7.745.979
24 bulan: Rp 3.988.855
36 bulan: Rp 2.737.974
Pinjaman Rp 100 juta
12 bulan: Rp 8.606.643
24 bulan: Rp 4.432.061
36 bulan: Rp 3.042.194
Skema ini dapat menjadi gambaran awal bagi calon debitur untuk menyesuaikan kemampuan membayar cicilan dengan arus kas usaha. Dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan, KUR Mandiri 2026 diharapkan semakin membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang lebih cepat dan berkelanjutan.