519 Calon Peserta Mudik Gratis Jakarta Selatan Lolos Verifikasi Klaster Dua

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:29:15 WIB
519 Calon Peserta Mudik Gratis Jakarta Selatan Lolos Verifikasi Klaster Dua

JAKARTA - Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. 

Di Jakarta Selatan, ratusan warga telah menyelesaikan proses verifikasi sebagai bagian dari tahapan mengikuti program tersebut, khususnya bagi peserta yang tergabung dalam klaster kedua.

Verifikasi ini menjadi salah satu tahap penting sebelum keberangkatan peserta menuju kampung halaman masing-masing. Proses tersebut bertujuan memastikan seluruh data pendaftar sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan serta mempermudah pengaturan jadwal keberangkatan.

Melalui program mudik gratis, pemerintah daerah berupaya memberikan alternatif perjalanan yang aman, tertib, dan terjangkau bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi beban biaya perjalanan menjelang Hari Raya, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas serta risiko kecelakaan selama musim mudik.

Di Jakarta Selatan, pelaksanaan verifikasi dilakukan secara terjadwal agar proses administrasi dapat berlangsung lebih tertib. Peserta yang telah diverifikasi nantinya akan mengikuti tahapan berikutnya hingga keberangkatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Ratusan Peserta Klaster Dua Telah Diverifikasi

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan memverifikasi sebanyak 519 calon peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta klaster dua. Proses verifikasi ini dilakukan di Jalan MT Haryono, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran.

Kepala Seksi Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Wawan Ikhwan, menjelaskan bahwa peserta yang telah diverifikasi tersebut merupakan bagian dari kelompok kedua yang dijadwalkan berangkat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Sebanyak 519 peserta tersebut merupakan klaster kedua sesuai dengan jadwal pemberangkatan yang telah ditetapkan sebelumnya," kata Wawan Ikhwan di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi terhadap para pendaftar berlangsung selama beberapa hari. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen peserta sesuai dengan persyaratan program sebelum mereka diberangkatkan menuju daerah tujuan.

Wawan mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi yang dilakukan pada 28 Februari hingga 2 Maret 2026.

Tujuan Mudik Beragam ke Sejumlah Kota

Peserta yang telah lolos verifikasi berasal dari berbagai tujuan mudik di sejumlah kota di Indonesia. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memilih tujuan kota di Pulau Jawa, sementara sebagian lainnya menuju daerah di luar Jawa.

Wawan merinci bahwa jumlah pendaftar yang telah diverifikasi untuk tujuan Yogyakarta mencapai 222 orang. Selain itu, terdapat pula peserta yang akan menuju Kuningan sebanyak 18 orang, Lampung 66 orang, serta Tegal sebanyak 50 orang.

Selanjutnya, tujuan Kebumen tercatat sebanyak 87 orang, Jombang 55 orang, serta Pekalongan sebanyak 21 orang.

Data tersebut menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan pemerintah daerah. Program ini dianggap mampu memberikan solusi perjalanan yang lebih aman dan efisien bagi warga yang ingin pulang kampung bersama keluarga.

Selain jumlah peserta, pihak Sudinhub juga mencatat adanya perubahan dalam data pendaftar. "Ada dua pendaftar yang membatalkan keikutsertaan dalam Program Mudik Gratis ini. Tercatat pula ada tujuh unit kendaraan roda dua yang akan diberangkatkan secara terpisah," katanya.

Keberangkatan kendaraan roda dua secara terpisah menjadi bagian dari upaya memfasilitasi peserta yang ingin tetap membawa sepeda motor ke kampung halaman tanpa harus mengendarainya langsung selama perjalanan mudik.

Imbauan Tertib Administrasi dan Persiapan Peserta

Agar pelaksanaan program berjalan lancar, pihak Sudinhub Jakarta Selatan mengimbau para peserta untuk mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. Kelengkapan administrasi menjadi hal penting yang harus dipastikan sebelum keberangkatan.

Wawan mengingatkan seluruh pendaftar untuk memanfaatkan program mudik gratis ini dengan tertib serta memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dilengkapi dengan benar. Selain itu, peserta juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan sebelum berangkat.

"Hari ini merupakan pendaftaran klaster ketiga atau terakhir. Saya meminta seluruh peserta yang telah mendaftar agar lebih teliti dalam memeriksa administrasi, jadwal keberangkatan maupun kepulangan serta ketentuan lainnya," katanya.

Imbauan tersebut disampaikan agar tidak terjadi kendala saat hari keberangkatan. Dengan persiapan yang matang, peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan program tanpa hambatan.

Selain itu, kepatuhan terhadap jadwal dan aturan yang berlaku juga penting untuk menjaga kelancaran proses pemberangkatan ratusan peserta secara bersamaan.

Apresiasi Peserta terhadap Pelayanan Verifikasi

Proses verifikasi yang dilakukan oleh petugas mendapat respons positif dari sejumlah peserta. Mereka menilai pelayanan yang diberikan selama proses administrasi cukup membantu dan memudahkan peserta memahami tahapan yang harus dilalui.

Salah satu peserta mudik gratis, Rustami, menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan petugas selama proses verifikasi berlangsung. Menurutnya, informasi yang diberikan sangat jelas sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan.

"Saya akan berangkat ke Yogyakarta bersama empat orang anggota keluarga. Alhamdulillah, informasi yang diberikan sangat jelas, sehingga saya mengetahui langkah-langkah verifikasi dan jadwal keberangkatan," katanya.

Pengalaman peserta seperti Rustami menunjukkan bahwa pelayanan yang informatif dan terstruktur dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengikuti program pemerintah.

Sebelumnya, tercatat sebanyak 259 penumpang telah mendaftar Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan.

Dengan semakin banyaknya warga yang mengikuti program ini, pemerintah berharap pelaksanaan mudik dapat berlangsung lebih tertib dan aman. Program mudik gratis juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat merayakan momen kebersamaan dengan keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan yang tinggi.

Terkini