JAKARTA - Jasamarga kembali mengambil langkah strategis untuk menjaga kualitas layanan jalan tol di Jawa Barat.
Mulai Minggu, 5 April, hingga Sabtu, 11 April 2026, ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi menjalani pemeliharaan intensif. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, serta meningkatkan standar pelayanan jalan tol sesuai regulasi yang berlaku.
Panji Satriya, Marketing & Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, menyampaikan bahwa perbaikan ini melibatkan berbagai jenis pekerjaan, termasuk rekonstruksi perkerasan dan scrapping filling overlay.
Kegiatan dilakukan oleh Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division bekerja sama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).
Menurut Panji, pemeliharaan ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam menjaga kualitas dan pelayanan optimal bagi seluruh pengguna jalan tol. “Pekerjaan pemeliharaan jalan dilaksanakan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kualitas layanan jalan tol,” ujarnya.
Pemeliharaan jalan tol ini juga menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang menurun. Dengan pengerjaan yang terencana dan dijadwalkan, diharapkan dampak terhadap mobilitas masyarakat tetap minimal.
Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang
Di ruas Tol Cipularang, pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilaksanakan di jalur arah Bandung mulai dari KM 77+948 sampai KM 83+618. Sementara di arah Jakarta, pekerjaan dilakukan di lajur 1, KM 108+965 sampai KM 80+342, serta di area Gerbang Tol Kalihurip Utama.
Rekonstruksi perkerasan ini meliputi perbaikan lapisan aspal dan perkerasan jalan yang mengalami kerusakan. Dengan menggunakan teknologi rekonstruksi terkini, kualitas jalan dapat kembali optimal sehingga pengendara dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
Selain itu, pekerjaan ini juga menjadi salah satu upaya untuk memperpanjang umur jalan tol. Panji menegaskan bahwa perbaikan dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Pelaksanaan Scrapping Filling Overlay
Selain rekonstruksi perkerasan, pemeliharaan scrapping filling overlay dilakukan secara bersamaan di kedua ruas tol. Di Tol Cipularang, scrapping filling overlay di jalur arah Bandung dilaksanakan di lajur 2 dari KM 67+061 sampai KM 102+443. Sementara di arah Jakarta, pekerjaan berlangsung di lajur 2, KM 117+505 sampai KM 107+595.
Di ruas Tol Padaleunyi, scrapping filling overlay dilakukan di arah Cileunyi di lajur 2, KM 140+115 sampai KM 140+215. Sedangkan di arah Padalarang, pekerjaan berlangsung di lajur bahu luar serta lajur 2–3, dari KM 152+300 sampai KM 143+571.
Teknik scrapping filling overlay ini bertujuan untuk meratakan permukaan jalan dan menutup retakan kecil. Hal ini menjaga kualitas jalan tetap baik dan nyaman untuk dilalui kendaraan, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut yang dapat mempengaruhi keselamatan.
Kolaborasi Jasamarga dan JMTM
Pemeliharaan jalan tol ini menunjukkan kolaborasi erat antara Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division dengan PT JMTM. Kolaborasi ini tidak hanya fokus pada pengerjaan fisik jalan, tetapi juga memastikan prosedur keselamatan, manajemen lalu lintas, dan penjadwalan kerja berjalan sesuai standar.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, pekerjaan pemeliharaan dapat selesai tepat waktu dan pengguna jalan tetap mendapatkan pengalaman berkendara yang optimal. Jasamarga juga mengimbau agar pengendara tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu sementara yang dipasang di area pemeliharaan.
Panji menambahkan bahwa komunikasi dengan masyarakat pengguna jalan menjadi bagian penting dari upaya pemeliharaan ini. Informasi terkait pekerjaan, penutupan jalur sementara, dan arus lalu lintas disampaikan secara berkala agar pengendara dapat menyesuaikan perjalanan.
Dampak Pemeliharaan Terhadap Lalu Lintas
Selama periode pemeliharaan, sebagian jalur tol akan mengalami pembatasan, terutama di lajur 1 dan lajur 2 di beberapa titik. Hal ini dapat menimbulkan antrean atau perlambatan arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk.
Pengguna jalan diimbau untuk memperhatikan informasi resmi yang diberikan Jasamarga melalui media sosial dan papan informasi elektronik di jalan tol.
Bagi pengendara yang ingin menghindari keterlambatan, disarankan untuk merencanakan perjalanan lebih awal atau menggunakan jalur alternatif. Meski demikian, Panji menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama.
Selain itu, pemeliharaan jalan tol ini juga memberikan manfaat jangka panjang, yaitu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan transportasi barang di Jawa Barat. Dengan kondisi jalan yang baik, risiko kecelakaan akibat permukaan jalan yang rusak dapat ditekan.
Komitmen Jasamarga Terhadap Kualitas Jalan Tol
Pemeliharaan ini mencerminkan komitmen Jasamarga dalam menjaga kualitas infrastruktur tol dan pelayanan kepada masyarakat. Setiap tindakan yang dilakukan, mulai dari rekonstruksi perkerasan hingga scrapping filling overlay, bertujuan agar jalan tol tetap aman, nyaman, dan memenuhi standar pelayanan minimal.
Langkah ini juga menjadi upaya preventif untuk meminimalisasi kerusakan lebih lanjut pada jalan tol. Dengan pemeliharaan rutin, umur jalan dapat diperpanjang dan risiko kecelakaan akibat kerusakan permukaan jalan dapat dikurangi.
Dengan berakhirnya pemeliharaan pada 11 April, diharapkan kondisi jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi kembali prima. Hal ini akan mendukung mobilitas masyarakat dan kelancaran transportasi barang di Jawa Barat.