Kemenkes dan The Lancet Bentuk Komisi Rancang Sistem Kesehatan 2045

Senin, 22 Juni 2026 | 18:57:31 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkolaborasi dengan jurnal internasional The Lancet meluncurkan komisi khusus bertajuk The Lancet Regional Health-Western Pacific: Reimagining Healthcare in Indonesia for 2045

Komisi ini dibentuk untuk merancang sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkualitas, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil melalui basis riset ilmiah.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa komisi ini akan mendukung empat pilar strategis menuju Indonesia Emas 2045, yaitu peningkatan angka harapan hidup, Healthy Adjusted Life Expectancy (HALE), cakupan jaminan kesehatan semesta (UHC), dan angka kelahiran total (TFR).

"Kita ingin menaikkan angka harapan hidup dari 72 menjadi 76 tahun, serta meningkatkan HALE dari 60 menjadi 65 tahun," ujar Menkes Budi dalam peluncuran di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menkes juga menyoroti pentingnya redefinisi UHC. Ia menekankan bahwa UHC bukan sekadar kepemilikan kartu BPJS, melainkan akses nyata ke layanan kesehatan berkualitas tanpa hambatan finansial bagi masyarakat. 

Saat ini, terdapat 41 indikator yang harus dicapai pada 2029 untuk menopang sasaran strategis tersebut.

Komisi ini nantinya akan melakukan berbagai riset kesehatan, seperti efektivitas imunisasi HPV dan penggunaan teknologi ultrasound dalam menekan angka kematian ibu dan anak. 

Hasil dari penelitian tersebut akan dipublikasikan secara internasional melalui The Lancet Regional Health – Western Pacific sebagai referensi perbaikan kebijakan kesehatan nasional.

Terkini