Laba IFG Life Tumbuh 228,4 Persen Menjadi Rp155,97 Miliar

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:59:43 WIB
IFG Life Kantongi Laba Rp155,97 Miliar Sepanjang 2025 [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life membukukan laba setelah pajak senilai Rp155,97 miliar pada tahun 2025. Angka ini mengalami lonjakan signifikan sebesar 228,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan dokumen laporan keuangan yang dipublikasikan dalam Harian Bisnis Indonesia pada Jumat, 24 Juli 2026, perolehan hasil jasa asuransi bersih pada tahun 2025 justru mengalami penurunan sebesar 84,4% secara tahunan (YoY) menjadi Rp92,76 miliar.

Jika dirinci lebih mendalam, total pendapatan jasa asuransi mencapai Rp1,89 triliun, beban jasa asuransi tercatat sebesar Rp1,79 triliun, serta beban dari kontrak reasuransi milikan berada di angka Rp5,4 miliar.

Sementara itu, akumulasi hasil asuransi dan investasi bersih milik IFG Life mencapai Rp495,72 miliar. Secara lebih terperinci, pendapatan investasi (termasuk produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI) tercatat sebesar Rp1,94 triliun, beban investasi (termasuk PAYDI) mencapai Rp2,02 miliar, serta keuntungan investasi yang telah terealisasi maupun belum terealisasi sebesar Rp140,3 miliar

Selain itu, terdapat beban keuangan dari kontrak asuransi sebesar Rp1,68 triliun serta pendapatan keuangan dari kontrak reasuransi sebesar Rp31 juta.

Adapun perolehan laba sebelum pajak sepanjang tahun 2025 adalah sebesar Rp150,24 miliar dengan beban pajak senilai Rp5,73 miliar, sehingga menghasilkan laba setelah pajak sebesar Rp155,97 miliar. Di samping itu, jumlah laba komprehensif perusahaan tercatat sebesar Rp280,25 miliar.

Beranjak pada laporan posisi keuangan, entitas asuransi jiwa dan kesehatan yang tergabung sebagai anggota Indonesia Financial Group (IFG) ini mencatatkan total aset sebesar Rp31,74 triliun sepanjang tahun 2025, yang menunjukkan penurunan sebesar 6,4% secara YoY.

Jika diurai secara rinci, porsi aset terbesar disumbangkan oleh sektor investasi yang mencapai Rp28,08 triliun, diikuti oleh kas serta setara kas senilai Rp2 triliun, serta berbagai aset lain yang mencapai Rp1,43 triliun

Pada sisi lain, komposisi liabilitas dan ekuitas terbesar berasal dari liabilitas kontrak asuransi yang mencapai Rp24,92 triliun, yang kemudian diikuti oleh komponen modal disetor sebesar Rp7,42 triliun, serta liabilitas kontrak PAYDI sebesar Rp200 miliar. Secara keseluruhan, jumlah total liabilitas dan ekuitas perusahaan ini seimbang di angka Rp31,74 triliun.

Apabila meninjau indikator kesehatan finansial perusahaan, IFG Life mencatatkan tingkat solvabilitas senilai Rp4,14 triliun. Di sisi lain, besaran Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) tercatat berada di angka Rp2,30 triliun. Dengan kondisi tersebut, rasio pencapaian tingkat solvabilitas perusahaan pada tahun 2025 berada pada level 180,16%.

Sebagai catatan tambahan, kepemilikan saham IFG Life terkonsentrasi di mana PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) memiliki porsi mayoritas sebesar 99,9999972%, sementara sisa 0,0000028% saham lainnya dimiliki oleh PT Bahana Kapital Investa.

Terkini