JAKARTA - Emiten penyedia layanan pelacakan berbasis GPS serta Internet of Things (IoT) sektor transportasi darat, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF) atau yang dikenal sebagai Fox Logger, tengah mengakselerasi proses transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Kebijakan strategis tersebut dirancang demi menggenjot efisiensi operasional serta alur proses bisnis hingga mencapai angka 45% secara berangsur-angsur sampai tuntas pada pertengahan tahun 2028.
Presiden Direktur IOTF Alamsyah Cheung mengemukakan bahwa penerapan teknologi AI merupakan bagian integral dari strategi perseroan dalam memperkokoh daya saing di tengah situasi perlambatan ekonomi, tekanan terhadap daya beli masyarakat, serta depresiasi nilai tukar rupiah yang turut mengerek beban operasional para pelaku usaha.
"Kami terus fokus dalam memperkuat teknologi AI yang dapat menyederhanakan proses bisnis. IOTF meyakini implementasi AI akan menarik konsumen untuk membantu mereka memonitor pergerakan kendaraan yang ada, dan pada akhirnya kami unggul dalam kompetisi di industri IoT transportasi darat di Indonesia," ujar Alamsyah dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).
Alamsyah memaparkan bahwa agenda transformasi AI tersebut ditargetkan selesai secara bertahap sampai paruh pertama 2028. Perusahaan mematok proyeksi komposisi tenaga kerja dengan kisaran 90% berada pada jenjang jabatan supervisor serta manajer, sementara aneka ragam tugas administratif maupun operasional yang bersifat repetitif akan dialihkan ke sistem otomatisasi berbasis AI.
Berdasarkan pandangannya, pengaplikasian teknologi modern ini diyakini mampu mendongkrak tingkat efisiensi kegiatan operasional serta tata kelola bisnis hingga 45%, sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan bisnis melalui pemanfaatan informasi data secara langsung secara real time.
Selain itu, integrasi kecerdasan buatan ini juga diandalkan mampu mendongkrak tingkat kepuasan serta retensi pelanggan, di samping memperkokoh posisi Fox Logger sebagai korporasi teknologi yang bertumpu pada inovasi. Langkah transformasi digital tersebut turut disokong oleh torehan performa finansial yang konsisten menanjak sepanjang paruh pertama 2026.
Di tengah berbagai rintangan ekonomi baik dalam skala domestik maupun global, IOTF sukses membukukan eskalasi pendapatan sebesar 12% apabila disandingkan dengan kurun waktu yang serupa tahun lalu. Pada saat yang bersamaan, perolehan laba kotor perseroan ikut melesat 20% secara tahunan.
Alamsyah menilai capaian tersebut merefleksikan keberhasilan korporasi dalam menjaga kualitas aliran pendapatan, mereduksi biaya operasional, serta memaksimalkan strategi bisnis tatkala menghadapi iklim ekonomi yang penuh tantangan. Ia meyakini tren positif pertumbuhan ini sanggup menjadi landasan kokoh demi melanjutkan ekspansi yang bertumpu pada teknologi.
Di samping mengerek produktivitas internal, pengintegrasian AI secara menyeluruh diyakini bakal memperkuat ketahanan daya saing Fox Logger dalam merespons dinamika industri teknologi yang kian bergerak cepat. Menyongsong masa depan, IOTF mematok target untuk bertransformasi sebagai pelopor penyedia solusi IoT transportasi darat berbasis kecerdasan buatan dengan menyajikan ragam layanan yang jauh lebih cepat serta akurat bagi para pengguna.
Perseroan pun menaruh optimisme tinggi bahwa penguatan pilar teknologi ini bakal memicu pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan sekaligus menghadirkan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pihak pemangku kepentingan.