Isu Pagar Mal di Jakarta dan Surabaya, Ini Kata Hasan Nasbi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:05:01 WIB
Mal Dipagari Tinggi, Ini Respons Penasihat Khusus Presiden [FOTO: NET].

JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menyerukan kepada masyarakat agar tidak gampang terpengaruh oleh berbagai informasi yang dianggapnya berpotensi memicu keresahan, termasuk narasi yang menghubungkan pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta dan Surabaya dengan indikasi ancaman tertentu.

 Ia juga mendesak awak media agar selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang beredar di ruang publik.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hasan selepas mengikuti rangkaian acara Presidential Briefing Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto yang bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Jumat (31/7/2026).

Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh jurnalis seputar ramainya narasi di media sosial mengenai pemasangan pagar di beberapa mal, Hasan berujar bahwa publik semestinya tidak ikut-ikutan memperbesar gaung informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Kami doakan bangsa kami aman. Jadi kami jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan tuh sebaiknya diklarifikasi juga. Teman-teman kan juga... teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri. Bisa bikin cek fakta benar enggak fearmongering yang sedang beredar itu, ketakutan-ketakutan yang sedang beredar itu betul-betul nyata apa tidak. Kan teman-teman bisa cek di lapangan," tutur Hasan.

Di samping itu, Hasan memandang bahwa situasi nasional saat ini masih berada dalam kondisi yang stabil dan kondusif. Ia turut mengungkapkan bahwa pemerintah terus bergerak aktif serta menjaga jalur komunikasi yang erat bersama segenap pemangku kepentingan, termasuk pihak dunia usaha.

"Saya rasa kami harus optimistis, ya. Eh keadaan negara kami baik. Sekarang pemerintah juga sudah jalannya sangat cepat, barusan juga diskusi dengan 100-an lebih pengurus Kadin dan komunikasi dua arah, tanya jawab dengan Presiden tadi masukan-masukan mereka sangat konstruktif diterima dengan baik oleh Presiden," ujarnya.

Lebih lanjut, Hasan menggarisbawahi urgensi memverifikasi setiap informasi secara matang sebelum menyebarluaskannya agar ruang publik tidak sesak oleh narasi-narasi pencipta keresahan yang minim landasan fakta. Menurut pandangannya, sama sekali tidak ada alasan bagi masyarakat untuk memelihara sikap pesimistis terhadap masa depan bangsa.

Ia kembali mengingatkan insan media agar mau melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian demi meluruskan informasi yang berisiko menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

"Dan enggak ada alasan buat kami enggak maju kan? Gitu, jadi yang fearmongering-fearmongering itu teman-teman cek di lapangan, ya. Saya rasa nanti teman-teman bisa menemukan itu benar enggak sih, gitu," tandas Hasan.

Terkini