PM Thailand ke Jakarta, Polda Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:33:02 WIB
Kunjungan PM Thailand, Ini 10 Ruas Jalan yang Akan Dilalui [FOTO: NET].

JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Y.M. Anutin Charnvirakul ke Jakarta pada 3-4 Agustus 2026.

Melalui akun resmi Instagram @tmcpoldametro, Polda Metro Jaya menyampaikan rekayasa lalu lintas hanya diterapkan ketika iring-iringan PM Thailand melintas.

"Penutupan jalan hanya akan dilakukan secara situasional pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas," tulis Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2026).

Kepolisian mencatat terdapat 10 ruas jalan yang akan dilintasi PM Thailand, mulai dari Jalan Raya Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, hingga Jalan Trunojoyo.

Polda Metro Jaya memastikan akan melakukan pengawalan sementara terhadap rombongan PM Thailand yang melintasi jalur tersebut.

"Guna kelancaran acara dan sebagai bentuk penghormatan, petugas di lapangan akan melakukan pengawalan serta pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan protokol Jakarta," tambah Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat memanfaatkan jalur alternatif ketika rombongan PM Thailand melintas di ruas-ruas jalan tersebut.

"Sobat Lantas yang akan melintasi rute-rute di atas diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan atau menggunakan jalur alternatif," pungkasnya.

Berikut 10 ruas jalan yang akan dilintasi rombongan PM Thailand:

  1. Jalan Raya Halim Perdanakusuma
  2. Jalan MT Haryono
  3. Jalan Jenderal Sudirman
  4. Jalan MH Thamrin
  5. Jalan Medan Merdeka Barat
  6. Jalan Gatot Subroto
  7. Jalan Gerbang Pemuda
  8. Jalan Asia Afrika
  9. Jalan Sisingamangaraja
  10. Jalan Trunojoyo

Terkini

HKI Dorong Percepatan Investasi demi Daya Saing Industri

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:31:31 WIB

BPK Beri WTP ke Kemenko Kumham Imipas LK 2025

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:26:31 WIB

Awal Agustus, Harga Pertamax hingga BP Ultimate Turun

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:23:31 WIB

KKP Dorong Penguatan Hulu Sambut Tarif Nol Persen Tuna

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:18:32 WIB