Kompak Naik, Harga Beras Picu Inflasi Volatile Food Juli 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:18:05 WIB
Harga Beras di Semua lini Distribusi Naik pada Juli 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA — Rerata harga komoditas beras di lini penggilingan, pedagang grosir, hingga tingkat eceran, terpantau serentak menanjak baik dalam basis bulanan maupun tahunan sepanjang Juli 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono mengemukakan, nilai jual beras tersebut merupakan angka rata-rata yang merangkum beragam jenis kualitas serta mencakup seluruh wilayah di penjuru Indonesia.

“Rata-rata harga beras di penggilingan pada Juli 2026 secara total naik 0,94% secara month to month [MtM] dan sebesar 5,11% secara year on year [YoY],” ujarnya dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Senin (3/8/2026).

Ateng menguraikan, banderol harga beras di tataran penggilingan merangkak naik dari posisi Rp13.898 per kilogram pada Juni 2026 menjadi Rp14.028 setibanya di Juli.

Sementara itu, nilai jual beras di sektor grosir tercatat mengalami penambahan sebesar Rp89, yakni dari Rp14.694 terkerek menjadi Rp14.783. Disusul kemudian harga pada tingkat eceran yang ikut menaik dari angka Rp15.493 ke level Rp15.569 pada Juli 2026.

Lebih lanjut, Ateng menerangkan bahwa apabila dikelompokkan berdasarkan mutu kualitas beras di penggilingan, kategori beras premium mengalami kenaikan sebesar 0,44% secara MtM serta 10,02% secara YoY. Di sisi lain, jenis beras medium mencatatkan kenaikan sebesar 1,25% secara MtM dan 3,24% secara YoY.

Akibat dari eskalasi harga tersebut, terjadilah inflasi beras di ranah grosir sebesar 0,61% secara MtM serta menembus angka 4,11% secara YoY. Sedangkan pada sektor eceran, laju inflasi tercatat berada di level 0,49% secara MtM dan 3,10% secara YoY.

Adapun komoditas beras menjadi salah satu unsur utama yang memberikan sumbangsih inflasi di dalam kelompok volatile food atau bahan pangan bergejolak, kendati secara keseluruhan komponen tersebut justru membukukan deflasi bulanan sebesar 1,68% pada Juli 2026.

Dalam basis tahunan, kelompok bahan pangan bergejolak ini mengalami inflasi sebesar 0,42% sepanjang Juli 2026, yang kontribusi terbesarnya disumbangkan oleh komoditas beras, daging ayam ras, cabai merah, serta daging sapi.

Terkini

Konservasi Laut Pupuk Kaltim Tampil di ICRS Selandia Baru

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:43:01 WIB

DJP Evaluasi Kebijakan Pajak Marketplace Usai Diprotes

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:38:03 WIB

Emas Masih Tertekan, Gagal Tembus Resistance US$4.104

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:31:32 WIB

PMI Manufaktur RI Naik ke 50,2 pada Juli 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:28:32 WIB