JAKARTA - Harga buyback emas Antam mencatatkan kenaikan sebesar 6,39% hingga hari ini, Minggu (9/8/2026).
Merujuk pada data di situs Logam Mulia, Minggu (9/8/2026), patokan harga buyback emas Antam berada di level Rp2.511.000. Angka tersebut memperlihatkan peningkatan 6,39% jika dibandingkan dengan posisi Rp2.360.000 pada awal 2026.
Meski begitu, nilai buyback emas Antam saat ini masih berada cukup jauh di bawah level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Dalam catatannya, harga buyback terakhir kali menembus rekor tertinggi di angka Rp2.989.000 pada akhir Januari 2026.
Nilai buyback emas Antam merupakan acuan transaksi pembelian kembali oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) untuk acuan ukuran 1 gram. Tren pergerakannya bergerak searah dengan dinamika harga emas di pasar spot dunia.
Data dari Investing mencatat harga emas spot ditutup pada level US$4.342,18 per troy ounce di akhir pekan ini. Perolehan tersebut menandai kenaikan sebesar 2,39% dari hari sebelumnya.
Transaksi buyback emas sendiri merupakan aktivitas menjual kembali emas, baik yang berwujud logam mulia, batangan, maupun perhiasan. Pada umumnya, nominal yang ditawarkan berada di bawah tingkat harga jual pada momen tersebut.
Walau demikian, proses buyback emas tetap berpotensi memberikan margin keuntungan apabila terdapat selisih harga yang melebar antara harga beli awal dan harga buyback saat ini.
Berdasarkan regulasi PMK No 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan kembali emas batangan ke Antam yang nilainya melebihi Rp10 juta akan dipotong PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP serta 3 persen bagi non-NPWP. Beban PPh 22 untuk transaksi buyback tersebut dipotong secara langsung dari akumulasi nilai buyback.