ETF Emas Syariah XSGO Resmi Meluncur, Transaksi Minimal Rp100 Ribu

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:22:01 WIB
Karyawan memperlihatkan logam mulia Antam [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Syailendra Capital menyajikan alternatif investasi emas lewat Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) dengan nilai transaksi minimum sekitar Rp100.000. Produk ETF emas tersebut resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/8/2026).

XSGO merupakan ETF berbasis emas dengan underlying berupa Electronic Gold Receipt (EGR) yang ditopang emas fisik berstandar 99,5% LBMA atau 99,9% SNI. Produk ini memadukan karakteristik reksa dana dengan mekanisme transaksi layaknya saham di bursa.

Chief Executive Officer Syailendra Capital Fajar R. Hidajat mengutarakan bahwa peluncuran XSGO bertujuan menyediakan pilihan investasi emas yang lebih praktis, transparan, dan efisien bagi para pemodal.

“Melalui Syailendra ETF Sharia Gold, kami ingin menghadirkan alternatif investasi emas yang tidak hanya menawarkan eksposur terhadap aset emas, tetapi juga memberikan kemudahan, transparansi, dan efisiensi dalam proses investasinya,” kata Fajar, Senin (10/8/2026).

XSGO dapat diakses lewat dua jalur. Pada pasar primer, investor bisa membeli via PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai dealer partisipan dengan batas minimum pembelian setara 500 gram emas atau berkisar Rp1,5 miliar, mengacu asumsi harga emas Rp3 juta per gram. Sementara itu, investor ritel dapat menjangkau XSGO lewat pasar sekunder dengan transaksi minimum satu lot atau 100 unit, yang nilainya berada di kisaran Rp100.000. Transaksi dilaksanakan melalui perusahaan efek atau broker.

Melalui skema tersebut, investor tidak perlu membeli atau menyimpan emas fisik secara langsung. Emas yang menjadi underlying EGR XSGO disediakan serta disimpan oleh PT Pegadaian selaku Gold Custody dan Gold Provider. Pegadaian turut menyiapkan kuotasi harga emas sebagai salah satu acuan perhitungan nilai XSGO.

Di sisi lain, PT Bank CIMB Niaga Tbk. bertindak sebagai bank kustodian yang menjalankan fungsi pengawasan atas aset ETF sesuai regulasi yang berlaku.

Dari segi biaya transaksi, skema ETF emas ini dirancang untuk memberikan efisiensi. Pegadaian mengupayakan spread harga beli dan jual di kisaran 2% hingga 3% mengacu pada harga dasarnya. Nilai tersebut dinilai relatif lebih murah dibanding spread pembelian emas digital via platform maupun emas fisik yang bisa menembus 7% hingga 9%.

XSGO juga dikelola mengacu pada prinsip syariah, sehingga menjadi opsi tepat bagi investor yang ingin mengoleksi emas via instrumen pasar modal yang sesuai syariat.

Syailendra Capital menyampaikan bahwa rilisnya XSGO berlangsung di tengah tingginya perhatian investor terhadap emas sebagai instrumen diversifikasi portofolio. Berdasarkan data, harga emas mengemas pertumbuhan rata-rata sekitar 10% dalam 15 tahun terakhir dan menjadi winning asset sebanyak 5 kali sepanjang kurun 2014–2025.

Melalui XSGO, Syailendra Capital turut berkomitmen memperkuat edukasi masyarakat terkait investasi berbasis emas, mencakup karakteristik ETF emas syariah, tata cara berinvestasi, serta peran emas dalam strategi diversifikasi portofolio.

Terkini