Wamenhan AS Tegaskan Komitmen Kemitraan dan Kedaulatan RI

Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:12:32 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan AS [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Elbridge A. Colby, mengemukakan bahwa pihak AS membuka potensi kemitraan yang segar bersama Indonesia sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam menghormati kedaulatan negara Republik Indonesia.

Melalui taklimat media daring yang diikuti di Jakarta pada hari Kamis, Colby menuturkan bahwa agenda diskusi bersama Presiden RI Prabowo Subianto serta Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin berjalan dengan sangat produktif dan dipandang mampu membuka jalan bagi kerja sama bilateral yang berasaskan saling menghargai antara AS dan Indonesia.

Berdasarkan keterangan Colby, detail teknis perihal kerja sama kedua negara bakal dibahas dan disusun bersama dengan senantiasa menjunjung tinggi kedaulatan serta jiwa nasionalisme Indonesia, yang dikemas guna mendongkrak kapasitas Indonesia di dalam melindungi kedaulatan, identitas kebangsaan, serta ketahanan nasional secara menyeluruh.

Colby turut memaparkan bahwa bentuk kerja sama tersebut tidak bertujuan untuk mendesak Indonesia supaya memihak salah satu kubu di tengah dinamika global yang kian sulit ditebak, melainkan dihadirkan agar Indonesia sanggup mengamankan pertahanan serta kedaulatannya secara mandiri selaras dengan kepentingan nasional.

“Berdasarkan kunjungan ini, kami melihat adanya peluang besar… di mana pendekatannya bukan untuk meminta negara seperti Indonesia agar memilih salah satu pihak, melainkan benar-benar dirancang untuk memungkinkan Indonesia melindungi keamanan dan kedaulatannya sendiri,” kata Colby.

Tepat pada tanggal 11 Agustus, Wakil Menteri Pertahanan AS Elbridge A. Colby melaksanakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, yang kemudian diteruskan dengan agenda pertemuan bersama Presiden RI Prabowo Subianto pada keesokan harinya di Jakarta.

Di sela-sela pertemuan antara Sjafrie dan Colby, kedua belah pihak saling bertukar gagasan mengenai dinamika hubungan bilateral serta realisasi berbagai program di bawah payung Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) yang resmi didirikan pada 13 April 2026.

Sjafrie secara tegas menyatakan bahwa penguatan kerja sama di sektor pertahanan bersama AS sama sekali tidak diarahkan kepada pendirian pangkalan militer AS di wilayah teritorial Indonesia.

Fokus utama dari kerja sama tersebut diarahkan pada program-program yang mendatangkan keuntungan bagi peningkatan kapabilitas pertahanan dalam negeri, terutama pada aspek pendidikan, pelatihan, penambahan keahlian personel, serta pemantapan interoperabilitas yang menyesuaikan dengan kebutuhan serta kepentingan Indonesia.

Berdasarkan pandangan Sjafrie, jalinan kemitraan ini ditujukan guna mengatrol mutu keterampilan dan profesionalisme jajaran TNI, memperluas daya dukung industri pertahanan nasional, serta menstimulasi kemandirian sektor pertahanan demi kepentingan nasional serta memberikan nilai tambah bagi kedua negara.

Terkini