Penanganan Gempa NTT: 253 Ton Logistik Dikirim, Infrastruktur Pulih

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:41:32 WIB
Juru Bicara Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Foto: NET)

JAKARTA - Kabinet menjalankan akselerasi penanggulangan musibah gempa bumi yang menghentak Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026). 

Hingga hari kelima pascabencana, penguasa telah memberangkatkan 253 ton logistik ke daerah terdampak. Juru Bicara Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pengiriman teranyar dilaksanakan memakai lima armada udara yang membawa 65 ton sokongan. 

Pesawat diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB atas perintah Presiden Prabowo Subianto.

“Sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” ujar Teddy.

Bantuan yang dikirim mencakup makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan lainnya. Penguasa menempatkan dua posko utama di Labuan Bajo dan Maumere untuk menopang distribusi bantuan ke sejumlah wilayah. Posko Labuan Bajo menjadi titik penyaluran bantuan menuju Manggarai dan Ngada. 

Sementara itu, Posko Maumere diarahkan untuk mendistribusikan bantuan ke Sikka, Ende, dan Nagekeo. Penanganan bencana dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat. Pengiriman udara diperkuat dengan helikopter, pesawat Cassa, serta pesawat berukuran lebih kecil.

Di jalur laut, tiga KRI TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak dan satu kapal rumah sakit juga segera dikerahkan. Akses darat disebut telah kembali terbuka sejak hari kedua pascabencana.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” ungkap Teddy.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan penanganan prasarana vital terdampak gempa NTT telah berjalan, mencakup koridor jalan nasional, jembatan, serta bendungan. 

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Bina Marga dan BPJN NTT telah menerjunkan personil serta alat berat untuk memulihkan sedikitnya sembilan ruas jalan nasional yang sempat tertutup material longsor. 

Dari 33 titik longsoran yang menutup badan jalan, sebanyak 32 titik telah ditangani sementara sehingga jaringan jalan kembali berfungsi. Selain itu, empat titik patahan badan jalan serta kerusakan jembatan dan plat duiker juga telah ditangani agar kembali dapat dilalui kendaraan.

“Pemerintah terus bergerak cepat menangani dampak gempa bumi NTT. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, prioritas utama adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan, bantuan, dan layanan yang dibutuhkan,” ujar AHY dalam akun Instagram resminya, dikutip Selasa (18/8/2026).

Sektor pasokan air dan sumber daya air juga menjadi prioritas pemulihan. AHY memastikan pemeriksaan awal terhadap Bendungan Napungete, Waerita, dan Mbay menunjukkan ketiganya dalam kondisi baik.

Danantara Indonesia melaporkan donasi masyarakat untuk warga terdampak gempa NTT telah mencapai Rp2,16 miliar. Sumbangan dihimpun lewat QR Code dalam acara Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan. Danantara juga mengoordinasikan respons lintas BUMN untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. 

Sokongan difokuskan pada pemulihan kelistrikan, jaringan komunikasi, dan pasokan bahan bakar. BNPB melaporkan bantuan logistik telah disalurkan ke lima kecamatan di Kabupaten Sikka, yakni Palue, Alok Barat, Hewokloang, Talibura, dan Kangae. 

Penguasa menyiapkan 882 unit tenda yang terdiri atas 215 tenda pengungsi dan 667 tenda keluarga, serta mengerahkan dua unit rumah sakit lapangan. Di sisi layanan dasar, PLN telah memulihkan 99,9% pelanggan terdampak. 

Sementara itu, pemulihan jaringan telekomunikasi di Manggarai Timur mencapai 98,3% dan Ende 96,3%. Danantara bersama BUMN juga mulai memetakan kebutuhan lanjutan, termasuk pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan berat untuk mendukung tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal dunia akibat gempa bermagnitudo 7,7 di Flores, NTT, mencapai 70 orang per Rabu (19/8/2026). 

Di samping itu, sebanyak 1.182 jiwa mengalami luka-luka dan sekitar 40.000 warga mengungsi. Angka tersebut meningkat dari catatan BNPB sebelumnya yang mencatat 68 korban meninggal dunia per Senin (17/8/2026). 

Sementara itu, aktivitas gempa susulan masih berlangsung. BMKG mencatat 2.768 gempa susulan hingga Rabu (19/8) pukul 06.00 WITA, dengan gempa terbesar mencapai magnitudo 6,2. 

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto sebelumnya mengatakan gempa bermagnitudo 7,7 dipicu aktivitas sesar naik busur belakang Flores. Sesar tersebut berpotensi menyebabkan gempa bumi hingga magnitudo 7,8–7,9.

Terkini