Garuda Perkuat Transformasi Layanan Lewat Internet Berkecepatan Tinggi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 01:57:02 WIB
Pesawat Garuda Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia memperkokoh akselerasi transformasi layanan lewat gelaran pilot project high speed inflight connectivity pada armada penerbangan GA-960, yang menyajikan jaringan internet berkecepatan tinggi hingga memfasilitasi panggilan video di ketinggian melebihi 30 ribu kaki.

Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menjelaskan bahwa inovasi high speed inflight connectivity menjadi bagian dari transformasi Perseroan demi meningkatkan nilai tambah layanan, sekaligus menjawab tingginya kebutuhan publik terhadap konektivitas digital.

“Transformasi Garuda Indonesia tidak hanya berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan operasional, tetapi juga bagaimana transformasi tersebut dapat dirasakan langsung melalui pengalaman perjalanan yang semakin relevan bagi pengguna jasa. High speed inflight connectivity menjadi salah satu inovasi yang kami persiapkan untuk menghadirkan nilai tambah tersebut,” jelas Glenny dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Diterangkan olehnya, uji coba high speed inflight connectivity tersebut dihelat bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan dibungkus dalam program kampanye “Sinyal Merdeka”.

Sebagai bagian dari perayaan “Sinyal Merdeka”, prosesi pembacaan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia disiarkan secara langsung via koneksi internet pesawat dan dipancarkan lewat public address (PA) system.

Dalam pilot project ini, sebanyak 81 penumpang mendapatkan hak akses spesial guna menjajal performa high speed inflight connectivity. Angka tersebut menjadi simbolik 81 tahun usia Kemerdekaan Indonesia sekaligus menjadi sarana pengujian langsung terhadap konektivitas generasi teranyar yang tengah dikembangkan Garuda Indonesia.

Glenny menyebutkan, kampanye ini merupakan terobosan baru bagi maskapai BUMN dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi terkini.

Lebih jauh, melalui tahap uji coba ini, jajarannya bakal mengukur kesiapan teknis sekaligus impresi para penumpang dalam menikmati konektivitas internet berkecepatan tinggi sepanjang perjalanan udara.

Hasil pilot project ini nantinya disiapkan menjadi bahan evaluasi menyeluruh Garuda Indonesia yang mencakup performa jaringan, kenyamanan pengguna, kesiapan operasional, faktor keselamatan, hingga pemenuhan regulasi penerbangan.

Adapun proses komersialisasi dan pengembangan layanan internet ini rencananya dieksekusi secara bertahap dengan memperhitungkan kesiapan armada serta teknologi penunjang, dengan proyeksi pengimplementasian penuh secara bertahap mulai tahun 2027.

“Ini merupakan langkah awal dari pengembangan yang akan terus kami lakukan. Ke depan, kami ingin pengalaman terbang bersama Garuda Indonesia semakin seamless dan terkoneksi tanpa meninggalkan karakter layanan khas Indonesia yang menjadi kekuatan kami," katanya.

"Di momentum Kemerdekaan ini, Sinyal Merdeka menjadi simbol semangat kami untuk membawa Garuda Indonesia terbang lebih tinggi melalui inovasi yang relevan, sekaligus membawa Indonesia semakin maju dalam perkembangan industri penerbangan global,” lanjut dia.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney berikhtiar memikat wisatawan mancanegara (wisman) guna mengeksplorasi lebih banyak destinasi wisata domestik di Tanah Air.

Kepala Pemasaran Grup Garuda Indonesia Prina Eka Putri mengungkapkan bahwa program Free Domestic Flight yang menyajikan tiket penerbangan domestik cuma-cuma bagi turis asing dirancang untuk mendorong wisman mendatangi lebih banyak pelosok daerah, tanpa terbatas di Bali dan Jakarta saja.

"Tujuannya adalah agar tidak hanya berhenti di satu titik di Indonesia, tapi juga merambah ke domestic destination lainnya yang ada di Indonesia," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/8).

Melalui skema Free Domestic Flight tersebut, Garuda Indonesia mengalokasikan 170.845 kursi penerbangan domestik khusus bagi wisatawan mancanegara yang memiliki tiket perjalanan pulang-pergi penerbangan internasional Garuda Indonesia. Jumlah ketersediaan tiket itu disesuaikan dengan momentum tanggal Hari Kemerdekaan Indonesia.

Terkini