Abraham Liyanto Ajak Peserta LCC MPR Tunjukkan Kepedulian untuk NTT

Senin, 24 Agustus 2026 | 04:44:31 WIB
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto [FOTO: NET].

JAKARTA - Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto mengetuk kepedulian para peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat nasional untuk menumbuhkan empati serta solidaritas bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang diuji bencana gempa bumi.

Abraham lewat keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin menyatakan aksi kepedulian bagi warga terdampak bencana adalah wujud riil pengejawantahan nilai-nilai Empat Pilar pada ranah kehidupan berbangsa, utamanya untuk generasi muda.

Himbauan tersebut diutarakan Abraham sewaktu menyambut kedatangan 38 kontingen perwakilan dari 38 provinsi pada agenda welcome dinner LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat nasional di Jakarta, Sabtu (22/8).

Menurutnya, partisipasi kontingen dari pelbagai pelosok negeri menjadi momen penting guna memupuk kesadaran bahwa seluruh kawasan Nusantara berada dalam satu ikatan kebangsaan. Dengan demikian, musibah yang melanda suatu wilayah selayaknya menjadi keprihatinan kolektif.

"Kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari semangat kebangsaan yang perlu kami tanamkan kepada generasi muda," ujar Abraham.

Ia berpandangan pemahaman Empat Pilar tidak sebatas dikuasai melalui hafalan materi kompetisi, melainkan mesti direalisasikan lewat tindakan peduli, kebersamaan, dan jalinan persaudaraan antarsesama anak bangsa.

Di samping memupuk simpati kepada korban bencana, ia mengimbau para peserta mengeksplorasi ajang pertemuan ini demi saling mengalami keberagaman Indonesia lewat pertukaran cerita maupun kebudayaan dari kampung halaman masing-masing.

"Gunakanlah kesempatan ini untuk saling bercerita tentang bangsa dan budaya dari daerah kami masing-masing, bertukar ide serta menjalin persahabatan tanpa batas-batas daerah. Di sinilah kami bisa merasakan besarnya Indonesia,” ujar dia.

Menurut Abraham, helatan LCC Empat Pilar tak sebatas dirancang guna menetapkan sang juara, melainkan berfungsi sebagai wadah memperkokoh wawasan kebangsaan serta tali silaturahmi kalangan muda.

"Tujuan lomba ini bukanlah semata-mata untuk mencari siapa yang juara atau siapa yang menang. Tetapi yang lebih penting adalah menjalin persaudaraan, memperkaya wawasan kebangsaan serta menunjukkan rasa cinta tanah air yang lebih mendalam," katanya.

Di saat bersamaan, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto turut mengajak para kontingen memperlihatkan empati kepada warga NTT lewat lantunan doa bagi masyarakat yang terkena dampak musibah gempa.

"Malam hari ini kami diingatkan bahwa NTT sedang mengalami bencana gempa. Mari kami lakukan yang pasti bisa kami lakukan, yaitu mengirim doa. Semoga kawan-kawan dan saudara-saudara kami di NTT dikuatkan," ujar Bambang.

Ajang LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat nasional ini diikuti 38 tim perwakilan 38 provinsi. Rangkaian acara dihelat selama tiga hari yang diisi agenda adu ketangkasan sekaligus penanaman wawasan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui program ini, MPR RI mengarahkan para peserta agar tidak cuma menguasai pemahaman materi Empat Pilar, melainkan sanggup mengaplikasikannya di kehidupan harian, termasuk merawat kepekaan terhadap saudara sebangsa di wilayah lain yang tertimpa musibah.

Terkini