Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar NU dan Salami Ketum PBNU Baru

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:26:51 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Jombang, Jawa Timur guna menghadiri Penutupan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada Senin dengan didampingi jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Berdasarkan pantauan secara daring dari Jakarta, Senin, Kepala Negara hadir memakai kemeja putih, celana hitam, beserta peci, serta tampak menjabat tangan para peserta yang hadir, termasuk Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berangkat menuju Jawa Timur pada Senin pagi dari Jakarta untuk menghadiri agenda Penutupan Muktamar Ke-35 NU di Kabupaten Jombang tersebut.

Presiden bersama rombongan terbatas dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekira pukul 09.30 WIB lalu meneruskan perjalanan darat menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.

Kedatangan Presiden sekaligus menegaskan bentuk penghormatan terhadap andil besar NU sebagai salah satu pilar utama perjalanan bangsa Indonesia.

Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Jawa Timur di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Presiden sebelumnya telah membuka gelaran Muktamar NU pada Jumat (27/8). Dalam pidatonya, Kepala Negara menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan lembaga bersejarah yang mengantongi jasa teramat besar dalam perjuangan kemerdekaan negara.

"Ini kehormatan besar bagi saya, Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia," ucap Presiden.

Presiden Prabowo turut menggarisbawahi posisi NU sebagai salah satu kekuatan krusial dalam mengawal stabilitas serta arah masa depan bangsa.

Terkini