Perindo Papua Garap Pemetaan Dapil demi Target Satu Kursi di Pemilu 2029

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:14:00 WIB

FINANSIALNEWS.COM — Partai Perindo mulai memanaskan mesin politiknya di ujung timur Indonesia. Dua hari penuh, pengurus dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di Papua berkumpul di Hotel Horison Ultima Jayapura untuk mengikuti Workshop Bedah Daerah Pemilihan (Dapil) dan Verifikasi Partai Politik Tahun 2026. Agenda ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029 sekaligus memastikan struktur organisasi siap diverifikasi.

Jemput Bola di Indonesia Timur

Konsolidasi di Papua bukan tanpa alasan. Koordinator Wilayah DPP Partai Perindo untuk Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua, Dody Toisuta, menegaskan bahwa wilayah timur Indonesia tengah dijadikan prioritas utama partai.

"Kami hadir menjemput bola di tengah pengurus Papua untuk memanaskan mesin politik sejak dini. Indonesia Timur harus menjadi lumbung suara utama bagi Partai Perindo," ujarnya di sela kegiatan, Senin (31/8/2026).

Untuk mewujudkan itu, kerja partai tidak hanya berhenti pada target perolehan kursi. Dody menekankan pentingnya konsolidasi untuk memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat, terutama di tingkat akar rumput.

Target Satu Kursi dan Syarat Keterwakilan Perempuan

Optimisme juga datang dari Sekretaris DPW Partai Perindo Papua, John Demetouw. Berdasarkan pemetaan awal, partai yakin bisa meningkatkan perolehan kursi dibanding Pemilu sebelumnya. Targetnya jelas: sedikitnya satu kursi di tiap dapil, baik untuk DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

Keberhasilan meraih satu kursi di setiap dapil dinilai krusial. Sebab, hal itu akan membuka peluang Partai Perindo membentuk fraksi di berbagai tingkatan lembaga legislatif dan memperkuat posisi tawar partai dalam pengambilan kebijakan daerah.

Di luar target kursi, Dody Toisuta juga menyoroti aspek lain yang tak kalah penting. Ia meminta pengurus untuk memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam kepengurusan maupun pencalonan legislatif. Dengan struktur yang tertata dan inklusif, partai diharapkan memiliki pijakan yang lebih kokoh hingga tingkat distrik atau kampung.

Dua Hari Konsolidasi, Satu Tujuan

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini diikuti jajaran pengurus DPW, DPD kabupaten/kota, serta tim verifikasi partai. Materi yang dibahas mencakup kesiapan organisasi, strategi politik di masing-masing wilayah, hingga teknis verifikasi partai politik tahun 2026 yang akan menjadi gerbang awal bagi partai untuk berlaga di kontestasi nasional mendatang.

Tahapan verifikasi menjadi perhatian serius. Kegagalan dalam proses ini bisa menggugurkan partai sebelum bertanding. Karena itu, workshop ini diarahkan untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi dan keanggotaan di Papua memenuhi ketentuan yang berlaku.

Langkah Perindo ini menjadi penanda bahwa pertarungan menuju Pemilu 2029 secara efektif telah dimulai, setidaknya di wilayah dengan kompleksitas geografis dan politik yang tinggi seperti Papua.

Terkini