Hilang Kontak usai Tabrakan di Laut Marmara, 10 Awak Kapal Dicari

Rabu, 02 September 2026 | 15:30:00 WIB

FINANSIALNEWS.COM — Peristiwa tabrakan terjadi pada pukul 03.00 waktu setempat, sekitar 32 kilometer di selatan Silivri, pinggiran kota terbesar Turkiye itu. Kantor Gubernur Istanbul menyatakan kontak dengan kapal berbendera Turkiye tersebut hilang setelah bertabrakan dengan kapal lain bernama Alsu.

Kapal dan Krunya Hilang Kontak

Kapal Tugberk Imamoglu yang membawa 10 kru dilaporkan tidak dapat dihubungi sejak insiden tersebut. Sementara itu, kapal Alsu yang juga berbendera Turkiye disebut tidak mengalami kerusakan berarti.

Kantor Gubernur Istanbul mengatakan kapal Alsu tampak dalam kondisi utuh setelah tabrakan. Namun, nasib kapal Tugberk Imamoglu beserta seluruh awaknya hingga saat ini belum diketahui.

Operasi Pencarian Dikerahkan

Komando Penjaga Pantai Marmara dan Bosphorus telah mengirimkan sejumlah unit kapal angkatan laut ke lokasi kejadian. Sebuah helikopter penjaga pantai juga diterjunkan untuk memperluas area pencarian di perairan tersebut.

"Banyak unit angkatan laut dari Komando Penjaga Pantai Marmara dan Bosphorus serta helikopter penjaga pantai dikirim ke lokasi," demikian pernyataan kantor gubernur, Rabu (18/12).

Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung hingga siaran pers ini diterbitkan. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti tabrakan ataupun potensi pencemaran lingkungan di sekitar lokasi kejadian.

Laut Marmara dan Risiko Pelayaran

Laut Marmara merupakan jalur perairan yang menghubungkan Laut Hitam dan Laut Aegea melalui Selat Bosphorus dan Selat Dardanella. Kawasan ini menjadi salah satu rute pelayaran tersibuk di dunia karena dilalui kapal-kapal niaga yang melintas antara pelabuhan Eropa dan Asia.

Tabrakan kapal di perairan ini dapat menimbulkan risiko serius, baik terhadap keselamatan kru maupun kelancaran lalu lintas maritim internasional. Pihak berwenang Turkiye masih fokus pada upaya pencarian awak kapal Tugberk Imamoglu yang hilang.

Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil pencarian dan kondisi terkini kedua kapal diharapkan segera diumumkan oleh otoritas setempat.

Terkini