SMI Kucurkan Rp192 Miliar untuk Infrastruktur dan Pangan Sulbar

Kamis, 03 September 2026 | 23:31:01 WIB
Logo PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI menyalurkan pembiayaan bernilai maksimal Rp192 miliar bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat guna mendukung pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan di daerah tersebut.

"Melalui pembiayaan ini, kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi memberikan manfaat, yang dapat dirasakan masyarakat dan memperkuat potensi ekonomi Sulawesi Barat," kata Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Alokasi pembiayaan ini mencakup pekerjaan peningkatan serta preservasi jalan, pembangunan jembatan, penataan kawasan strategis, hingga rehabilitasi bendung dan pembenahan jaringan daerah irigasi.

Reynaldi menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut memegang peranan krusial untuk memperkokoh konektivitas antardaerah, sekaligus mempermudah akses warga menuju pusat perekonomian dan layanan umum.

Pihak perusahaan mencatat bahwa sekitar 50,23 persen kondisi jaringan jalan di Provinsi Sulawesi Barat saat ini masih membutuhkan penanganan khusus.

"Kondisi tersebut turut memengaruhi biaya operasional kendaraan, waktu tempuh, distribusi barang, serta mobilitas masyarakat," ujarnya.

Di samping itu, pembenahan infrastruktur irigasi direalisasikan lewat rehabilitasi bendung serta peningkatan jaringan daerah irigasi (DI) yang tersebar di wilayah Papalang Sampaga, Bantalaka, Lakejo, dan Tobadak.

Proyek rehabilitasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan pasokan air bagi sektor pertanian, yang diharapkan mampu mendongkrak produktivitas lahan dan indeks pertanaman, memperluas cakupan area tanam efektif, serta menekan risiko terjadinya gagal panen.

"Hal ini menjadi semakin strategis mengingat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 47,41 persen terhadap perekonomian Sulawesi Barat," katanya menambahkan.

Reynaldi menyampaikan bahwa kemitraan ini mempertegas kontribusi SMI dalam memperluas fleksibilitas ruang fiskal pemerintah daerah melalui mekanisme pembiayaan alternatif di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Dukungan pembiayaan daerah dari PT SMI memungkinkan pemerintah daerah memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan tanpa mengurangi ruang anggaran untuk menjaga keberlanjutan kebutuhan dan layanan publik lainnya," tutur dia.

Sampai dengan Juni 2026, SMI membukukan total komitmen pembiayaan daerah mencapai Rp37,41 triliun, dengan angka outstanding menyentuh Rp13,67 triliun.

Terkini