Antisipasi Abu Vulkanik, Menkes Aktifkan Pusat Darurat

Minggu, 06 September 2026 | 20:03:32 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: NET)

JAKARTA — Health Emergency Operating Center (HEOC) resmi diaktifkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada beberapa daerah yang terkena imbas penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melalui jumpa pers virtual terkait evaluasi kondisi pascaerupsi bersama dengan BNPB dan BMKG pada hari Minggu (6/9/2026).

“Kementerian Kesehatan sudah mulai mengaktifkan semua Health Emergency Operating Center di seluruh wilayah terdampak,” kata Budi.

Budi menjelaskan bahwa tindakan ini diterapkan guna mengakselerasi tindak lanjut penanganan masalah kesehatan masyarakat. Paparan abu vulkanik ini cukup berdampak pada mobilitas publik, termasuk aktivitas di pusat-pusat transportasi umum.

Di samping menyiagakan pusat darurat, Budi menyatakan bahwa Kemenkes bersiap merilis surat edaran yang akan menjadi pedoman teknis bagi para tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan.

"Kami segera mengeluarkan surat edaran untuk memberikan guidance yang rinci terhadap para petugas tenaga kesehatan di seluruh kabupaten/kota yang terdampak," imbuhnya.

Lebih lanjut, pihak Kemenkes turut menjalin koordinasi secara ketat lewat pengawasan digital secara berkala. Upaya ini diterapkan demi menyelaraskan pembaruan data antara pusat dan daerah secara langsung atau real-time.

Budi lantas mengimbau supaya warga yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sebisa mungkin meminimalkan kegiatan di luar ruangan.

Jika memang terpaksa harus keluar rumah, dia mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga diri dari ancaman penyakit pernapasan, iritasi mata, serta masalah kulit akibat paparan debu vulkanik yang membawa partikel-partikel tajam.

“Sekali lagi jangan panik, stay at home, stay healthy,” pungkas Budi.

Terkini

Status Siaga Anak Krakatau Berlanjut Usai Erupsi 25 Jam

Minggu, 06 September 2026 | 21:55:01 WIB

Sayuran Pasaran Tinggi Serat untuk Cukupi Kebutuhan Harian

Minggu, 06 September 2026 | 21:51:31 WIB

Kenali Perbedaan Cotton Combed 20s, 24s, dan 30s

Minggu, 06 September 2026 | 21:45:02 WIB

Bulog Tegaskan Penyaluran Bantuan Pangan Demi Pemerataan

Minggu, 06 September 2026 | 21:42:02 WIB