PSG Start Buruk, Luis Enrique Tetap Tenang Sambut Liga Champions

Senin, 07 September 2026 | 00:45:02 WIB
Paris Saint-Germain (PSG). (Foto: NET)

JAKARTA — Paris Saint-Germain (PSG) tengah menghadapi fase terberat dalam kurun waktu 19 tahun terakhir usai gagal mengamankan kemenangan dalam tiga pertandingan awal Liga Perancis (Ligue 1) 2026-2027. 

Skuad asuhan Luis Enrique tersebut hanya mampu bermain imbang 2-2 kontra Rennes, berbagi skor identik saat menghadapi Lille, serta takluk 1-2 di tangan AS Monaco pada pekan ketiga. Walaupun demikian, manajemen klub tetap memberikan dukungan penuh dengan memperpanjang masa bakti sang pelatih hingga tahun 2030.

Menghadapi situasi awal musim yang menantang ini, Luis Enrique menegaskan bahwa Paris Saint-Germain sama sekali tidak perlu merasa panik dalam menyongsong petualangan penting mereka di kancah Eropa. 

Kekalahan dari Monaco pekan lalu memang memperpanjang tren negatif tanpa kemenangan, di mana PSG sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kecolongan dua gol pada babak kedua.

Kendati demikian, juru taktik asal Spanyol tersebut tetap memandang kompetisi dengan penuh optimisme. 

“Tidak ada alasan untuk khawatir. Saya katakan itu dengan jujur,” ujar Enrique, seperti dilansir dari Reuters pada Minggu (6/9/2026). 

Ia juga mempertanyakan efektivitas lawannya, dengan menyebutkan bahwa Monaco hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran dan langsung membuahkan dua gol. 

“Kami akan lihat di akhir musim apakah semuanya akan seimbang,” imbuhnya.

Enrique turut mengingatkan agar publik tidak menilai performa tim di atas lapangan hanya berdasarkan hasil akhir semata. Menurutnya, tekanan yang diberikan para pemain sudah sangat optimal dan jauh lebih baik dibandingkan beberapa laga lain di mana mereka berhasil mencetak clean sheet. 

Ia meyakini bahwa dari sepuluh pertemuan dengan pola permainan serupa melawan Monaco, timnya seharusnya bisa meraih delapan kemenangan, satu hasil seri, dan hanya kalah sekali.

Catatan buruk berupa raihan dua poin dari tiga laga perdana ini menyamai rekor terendah klub sejak musim 2007-2008, sekaligus membuat sang juara bertahan kini tertinggal jarak tujuh angka dari pucuk klasemen sementara Ligue 1. 

Meski demikian, jelang laga perdana Liga Champions 2026-2027 melawan Slovan Bratislava di Stadion Parc des Princes pada Kamis (10/9/2026), Enrique justru memandang situasi ini sebagai pelecut motivasi tambahan. 

“Ini menjadi motivasi yang luar biasa bagi para pemain saya, bagi tim, dan bagi klub,” tegasnya. 

“Jika Anda ingin bertaruh siapa yang akan menjadi juara di akhir musim, kami bisa bertaruh. Tujuh poin? Oke, kami akan berusaha mengejar ketertinggalan itu secepat mungkin,” pungkasnya.

Terkini