BNI Pastikan Kredit Kopdes Merah Putih Tetap Untung

Kamis, 10 September 2026 | 01:33:02 WIB
PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) menegaskan bahwa pembiayaan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) senantiasa memperhatikan aspek profitabilitas walau suku bunga yang ditawarkan lebih terjangkau apabila disandingkan dengan kredit komersial. 

Investor Relation BNI Yohan Setio mengutarakan bahwa penyaluran pembiayaan terhadap proyek pemerintah senantiasa dieksekusi berlandaskan analisis kelayakan bisnis. Pihak perseroan tidak memberlakukan keistimewaan semata-mata karena suatu proyek merupakan bagian dari inisiatif pemerintah.

“Tidak ada perlakuan khusus hanya karena statusnya milik pemerintah. Kami tetap melakukan analisis proyek per proyek dan menggunakan risk based pricing,” ujar Yohan dalam Public Expose Live 2026, dikutip Kamis (10/9/2026).

Meskipun demikian, bagi proyek tertentu yang masuk ke dalam kategori program strategis pemerintah, BNI dapat menawarkan harga kredit yang lebih kompetitif lantaran menimbang profil risiko yang berlainan. 

Salah satu contohnya ialah pembiayaan Kopdes Merah Putih yang dikelola melalui Agrinas. Berdasarkan penjelasan Yohan, suku bunga kredit untuk program tersebut berada di kisaran 6%, lebih rendah jika dibandingkan rata-rata bunga kredit komersial BNI yang berada pada kisaran 7%.

“Untuk proyek seperti ini sumber pembayarannya akan datang dari APBN secara langsung. Sehingga secara teori profil risikonya menjadi sangat rendah. Itu yang menjadi alasan pricing-nya bisa sedikit lebih rendah,” jelasnya.

Walau demikian, Yohan memastikan bahwa pembiayaan tersebut tetap mendatangkan keuntungan bagi pihak perseroan. 

Menurut keterangannya, dalam mengeksekusi proyek pemerintah, orientasi utama bank bukan sekadar memburu profit setinggi-tingginya, melainkan pula merawat keseimbangan antara perolehan keuntungan yang rasional serta partisipasi aktif terhadap pembangunan nasional.

“Secara bottom line masih ada profit yang bisa dipetik oleh Bank Himbara. Kami balance antara profit yang wajar dan membangun negara,” katanya.

Terkini