Astra Siapkan Capex Rp36 Triliun di 2026, UNTR Telan Sebagian Besar

Kamis, 10 September 2026 | 03:13:31 WIB
PT Astra International Tbk. (ASII). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Astra International Tbk. (ASII) mengalokasikan total belanja modal (capital expenditure / capex) serta investasi mencapai nilai Rp36 triliun pada tahun 2026. Dari total dana tersebut, porsi terbesar dialirkan kepada PT United Tractors Tbk. (UNTR).

Presiden Direktur Astra International Rudi memaparkan bahwa anggaran tersebut dibagi ke dalam dua fokus utama, yakni porsi belanja modal rutin (maintenance capex) serta alokasi investasi strategis.

“Sepanjang 2026 kami mengalokasikan sekitar Rp36 triliun untuk capex, di mana apabila dibagi ada Rp15 triliun untuk maintenance capex dan Rp21 triliun untuk investasi,” ujarnya dalam Public Expose Live 2026, Kamis (10/9/2026).

Rudi menjelaskan bahwa porsi belanja modal rutin senilai Rp15 triliun utamanya dialokasikan bagi pilar solusi pertambangan serta alat berat di bawah naungan UNTR. Di sisi lain, porsi investasi sebesar Rp21 triliun bakal disalurkan secara selektif ke sektor-sektor strategis yang selaras bersama inti bisnis perseroan.

Hingga semester I/2026, perseroan telah merealisasikan sebagian besar anggaran investasi strategis serta kebutuhan belanja modal rutin tersebut. Rudi merinci bahwa realisasi investasi sampai paruh pertama 2026 telah tersalurkan sebanyak Rp11,7 triliun.

Dana tersebut kini mayoritas dimanfaatkan untuk merampungkan akuisisi perusahaan tambang emas PT Arafura Surya Alam (ASA) oleh pihak UNTR. 

ASA sendiri bertindak sebagai pemegang Izin Usaha Pertambangan-Operasi Produksi (IUP-OP) atas Tambang Doup yang berlokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, dengan luas area mencapai sekitar 4.000 hektare.

Sementara itu, terkait maintenance capex, perseroan telah membelanjakan dana sebesar Rp5,2 triliun pada paruh pertama 2026 yang dipusatkan bagi pembelian serta peremajaan alat berat bisnis kontraktor pertambangan.

“Serapan capex dilakukan secara prudent sesuai kebutuhan bisnis, peluang pertumbuhan, dan untuk penciptaan nilai jangka panjang,” pungkas Rudi.

Terkini

Alasan Ukuran Sepatu Perempuan Sering Tidak Pas di Kaki

Kamis, 10 September 2026 | 05:06:02 WIB

Rekomendasi 6 Kuas Makeup untuk Hasil Riasan Lebih Halus

Kamis, 10 September 2026 | 05:03:01 WIB

Pertamina Tunggu Aturan Pembatasan Pertalite Desil 9-10

Kamis, 10 September 2026 | 04:45:31 WIB