Alasan Barcelona Rekrut Anthony Gordon Ketimbang Marcus Rashford

Jumat, 11 September 2026 | 04:35:32 WIB
Direktur olahraga Barcelona, Deco [FOTO: NET].

JAKARTA - Direktur olahraga Barcelona, Deco, secara terbuka membeberkan alasan mendasar di balik keputusan manajemen klub untuk memboyong Anthony Gordon ketimbang mengambil opsi mempermanenkan status Marcus Rashford pada jendela bursa transfer musim panas lalu. 

Kebijakan transfer yang diambil oleh kubu Barcelona tersebut sempat memicu sorotan tajam publik mengingat kontribusi nyata yang diberikan oleh Marcus Rashford selama masa peminjamannya.

Sepanjang berseragam Barcelona di ajang Liga Spanyol (LaLiga) 2026-2027, Rashford tercatat mampu membukukan total delapan gol serta menyumbangkan 10 assist dari 32 penampilan yang telah dilakoninya. 

Meskipun demikian, pihak manajemen Barcelona tetap memiliki pertimbangan strategis mengapa pada akhirnya Anthony Gordon yang dipinang langsung dari klub Liga Primer Inggris, Newcastle United.

Alasan di Balik Pemilihan Gordon

Sebelumnya, klub raksasa Catalan itu sebenarnya memiliki opsi klausul untuk merekrut penyerang asal Manchester United tersebut secara permanen dengan mahar senilai 35 juta euro atau setara dengan kisaran Rp715 miliar pada penghujung masa peminjamannya yang berdurasi 12 bulan.

Akan tetapi, petinggi klub memilih untuk mengabaikan opsi tersebut dan tidak memperpanjang masa bakti pemain yang kini telah berusia 28 tahun itu. Gordon kemudian didatangkan dari Newcastle United melalui kesepakatan transfer bernilai fantastis yang melampaui angka 80 juta euro atau kurang lebih sekitar Rp1,6 triliun.

Menanggapi keputusan krusial tersebut, Deco menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan penjelasan resminya melalui stasiun radio katalan ternama, RAC1.

"Kami sangat berterima kasih kepada Rashford," ujar Deco kepada RAC1, Jumat (11/9/2026).

"Dia memberikan kontribusi besar musim lalu, tetapi konsep permainan kami jauh lebih terkait dengan Anthony. Gaya bermainnya sesuai dengan apa yang dicari pelatih."

Kebutuhan Energi dan Intensitas Tinggi

Deco menjelaskan lebih lanjut bahwa pihak manajemen bersama tim kepelatihan telah melakukan evaluasi komprehensif terhadap kelemahan performa skuad pada musim lalu, terkhusus ketika lini serang dirasa kehilangan daya gedor maksimal manakala Raphinha tidak sedang berada di atas lapangan hijau.

Kehadiran sosok pemain kelahiran Liverpool pada 24 Februari 2001 tersebut dinilai sebagai solusi paling tepat guna menjawab kebutuhan taktis tersebut.

"Dalam kasus Gordon, kami melihat bahwa dia adalah salah satu tokoh yang kami butuhkan," katanya menambahkan.

"Ketika Raphinha tidak berada di lapangan, tim kehilangan energi dan dengan dia kami bisa mengatasinya."

Keputusan tersebut terbukti mulai membuahkan hasil positif, di mana Anthony Gordon kini langsung mencatatkan torehan impresif berupa koleksi lima assist dari lima penampilan awalnya di berbagai ajang kompetisi bersama klub.

"Keuntungan besar yang kami miliki adalah pemain itu ingin datang dan dia mampu membuat Newcastle mengizinkannya pergi."

Analisis Ketat di Bursa Transfer

Lebih lanjut, Deco mengungkapkan bahwa pihak jajaran direksi klub telah melakukan pemantauan intensif serta analisis mendalam terhadap berbagai opsi alternatif pemain sayap sebelum akhirnya mantap menjatuhkan pilihan kepada mantan bintang Newcastle United itu.

"Kami memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang kami cari," jelas Direktur Olahraga Barcelona itu.

"Kami membutuhkan intensitas yang lebih tinggi. Kami menganalisis banyak pemain sayap," tegas Deco.

"Merekrut seseorang dari Liga Primer hampir mustahil, tetapi Flick jelas dengan apa yang dia inginkan dan kami mengerjakan kesepakatan dari sana."

Terkini

SGER Tancap Gas Ekspansi ke Bisnis Non-Batu Bara

Jumat, 11 September 2026 | 06:06:02 WIB

PTPP Sepakati MRA Utang Rp18,2 Triliun Bersama Empat Bank

Jumat, 11 September 2026 | 06:00:02 WIB