BPH Migas Pastikan Stok BBM Aman dan Antrean di Makassar Terurai

Senin, 14 September 2026 | 10:38:01 WIB
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas. [FOTO: NET]

MAKASSAR - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas menyebutkan sinergi berbagai pihak sukses mengurai antrean panjang kendaraan pengisi BBM di SPBU kawasan Kota Makassar dan sekitarnya hingga tak memicu kemacetan.

"Terima kasih semuanya sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik saat membeli BBM," kata Wahyudi Anas di Makassar, Senin (14/9/2026).

Selama tiga hari belakangan, antrean kendaraan pembeli bahan bakar minyak (BBM) sempat melonjak drastis hingga melampaui 50 persen sampai mengganggu arus lalu lintas.

Berdasarkan pengamatan pada Senin pagi, antrean pengisi BBM di SPBU kawasan Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, tampak kembali normal lantaran hanya tersisa belasan kendaraan yang mengantre sehingga petugas SPBU dapat melayani konsumen tanpa hambatan.

Ia menyampaikan jajaran pihak yang berperan mengurai antrean tersebut meliputi PT Pertamina Patra Niaga, Dirjen Migas, Pemprov Sulawesi Selatan, Pemkot Kota Makassar, aparat TNI dan Polri, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pemerintah daerah dalam kondisi ini sudah mengeluarkan regulasi supaya pembelian BBM diselaraskan dengan skema ganjil-genap plat nomor kendaraan. 

Di samping itu, kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus diwajibkan mengantre BBM pada malam hari agar tidak merintangi arus kendaraan.

Wahyudi mengamini bahwa lonjakan antrean kendaraan pembeli BBM tersebut dipicu oleh melambungnya permintaan serta munculnya kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan pasokan.

"Tentu saja pemerintah tak tinggal diam menghadapi situasi dan memastikan stok BBM aman untuk masyarakat," ujarnya.

Bukan cuma itu, pihak Pertamina pun sudah memperbesar pasokan BBM sekaligus memperpanjang durasi operasional SPBU guna melayani warga sehingga lonjakan antrean kendaraan kini melandai.

"Jadi, beli BBM secara wajar dan tak usah takut kehabisan. Stok aman dan terkendali," ujarnya.

BPH Migas bersama Pertamina dalam kurun dua hari terakhir juga meninjau secara langsung beberapa SPBU di Kota Makassar untuk memastikan warga memperoleh BBM sesuai jatah masing-masing.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Amran Sulaiman mengimbau publik untuk tetap tenang dan tak terprovokasi isu kelangkaan BBM. "Pemerintah memastikan stok BBM aman dan terkendali jadi jangan jangan kuatir," ujarnya.

Terkini