Jaga Kebugaran, PSIM Bertahan di Surabaya Tatap Madura United

Selasa, 15 September 2026 | 21:27:01 WIB
Manajer tim PSIM, Iksan Mahar. (Foto: NET)

JAKARTA - PSIM Yogyakarta memutuskan untuk tetap berada di Surabaya sebelum melakoni pertandingan pekan ketiga BRI Super League 2026/27 menghadapi tuan rumah Madura United. Laga tandang ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur pada Jumat (18/9) jam 19.00 WIB.

Langkah tersebut diambil untuk menjaga tingkat kebugaran skuad Laskar Mataram. Mereka baru saja menyelesaikan laga pekan kedua di provinsi yang sama, di mana tim menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya saat berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo.

“Manajemen dan tim pelatih telah sepakat untuk menetap di Surabaya demi mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan. Setelah menjalani pertandingan yang ketat melawan Persebaya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” ungkap Manajer tim PSIM, Iksan Mahar, melansir dari situs resmi klub pada Selasa (15/9/2026).

Selain untuk meminimalisasi risiko penurunan kebugaran, efisiensi mobilitas turut menjadi pertimbangan utama. Jarak tempuh dari Surabaya menuju Pamekasan yang relatif lebih dekat dianggap lebih efisien ketimbang rombongan harus pulang ke Yogyakarta terlebih dahulu. 

Dengan bertahan di Surabaya, tim mendapatkan kelonggaran waktu yang lebih memadai untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya.

“Jika tim dipaksakan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, beban fisik akan bertambah dan berisiko menurunkan performa,” tegasnya.

Iksan menjelaskan bahwa selama berada di Surabaya, jajaran pelatih berupaya memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk memfokuskan pada tiga aspek pokok: pemulihan fisik (recovery), asupan gizi serta nutrisi penggawa, dan mematangkan strategi permainan.

Semua kebijakan ini diterapkan oleh pihak manajemen bersama staf pelatih demi satu misi utama, yakni mempersiapkan kesiapan tim agar bisa merebut kemenangan saat menantang Madura United. Tim lawan sendiri tengah berada dalam performa puncak usai menyapu bersih dua laga awal dengan perolehan poin sempurna.

“Kami ingin memastikan skuad dalam kondisi bugar seratus persen dan siap bertanding pada Jumat mendatang untuk meraih poin maksimal,” tutupnya.

Hingga bergulirnya pekan kedua ini, Laskar Mataram—julukan PSIM—masih tercatat sebagai satu dari delapan klub yang belum pernah mencicipi kemenangan.

Pada pertandingan pembuka sebelumnya, skuad asuhan pelatih Jean-Paul van Gastel tersebut hanya mampu bermain seri 1-1 saat menjamu Persita Tangerang. Tambahan satu poin itu membuat posisi PSIM kini tertahan di urutan ke-12 tangga klasemen sementara.

Terkini