JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) menetapkan target untuk meluncurkan kendaraan SUV terbarunya, Land Cruiser FJ, pada penghujung tahun 2026. Saat ini, pihak Toyota masih terus mengkaji dan melakukan studi mendalam guna menentukan jadwal peluncuran yang paling ideal.
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, menilai bahwa tingkat antusiasme serta animo masyarakat terhadap kehadiran Land Cruiser FJ tergolong sangat tinggi, khususnya usai mobil tersebut diperkenalkan secara publik dalam ajang pameran GIIAS Jakarta, Toyota Space, serta berbagai rangkaian pameran resmi Toyota di berbagai daerah.
“Yang jelas, targetnya akhir tahun. Jadi diharapkan akhir tahun kami bisa meluncurkan, sehingga teman-teman ataupun customer yang sudah menunggu bisa merasakan dan memiliki produk ini,” kata Bansar dalam Journalist Test Drive 2026, “Drive & Joy Beyond the Road”, Senin (14/9/2026).
Ia turut menerangkan bahwa para calon konsumen saat ini belum memasuki tahap pemesanan resmi. Pihak Toyota baru sebatas mencatat daftar nama masyarakat yang telah mendaftarkan ketertarikan atau interest terhadap Land Cruiser FJ.
“Customer saat ini bukan dalam tahap pemesanan, tetapi baru mendaftarkan interest. Kemudian dari seluruh dealer, kalau dihitung sekarang sudah ratusan, lebih dari 300,” ujarnya.
Secara teknis, Land Cruiser FJ dikembangkan dengan mengadopsi warisan DNA keluarga besar Land Cruiser namun dikemas dalam dimensi bodi yang jauh lebih ringkas. Kendaraan tangguh ini dibangun di atas platform body-on-frame IMV dengan dibekali sistem penggerak roda part-time 4WD.
Ukuran wheelbase sepanjang 2.580 mm serta radius putar kendaraan mencapai 5,5 meter menjadi keunggulan utama yang mendukung tingkat kelincahan mobil ketika dikendarai di area yang terbatas maupun saat melibas medan off-road.
Performa kapabilitas off-road milik FJ juga semakin didukung oleh sudut approach angle sebesar 30 derajat, departure angle mencapai 38 derajat, serta breakover angle di angka 25 derajat. Mobil ini bahkan dirancang memiliki kemampuan daya tanjak hingga sudut kemiringan 45 derajat serta sanggup melintasi genangan air hingga kedalaman maksimal 700 mm.
Bergeser ke sektor dapur pacu, Land Cruiser FJ mengandalkan mesin bensin 2TR-FE 4-silinder berkapasitas 2.700 cc yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 122 kW serta torsi puncak di angka 245 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan sistem transmisi otomatis 6-percepatan Super ECT.
Keberadaan sistem part-time 4WD juga memberikan keleluasaan pilihan mode berkendara 2H, 4H, dan 4L, lengkap dengan fitur Rear Differential Lock guna membantu menjaga traksi ban agar tetap optimal saat melintasi medan jalan yang lebih ekstrem.
Di sisi lain, manajemen Toyota hingga kini masih enggan membeberkan secara rinci kisaran harga jual Land Cruiser FJ. Menurut penjelasan Bansar, pihak perusahaan masih fokus merampungkan proses finalisasi harga sekaligus meninjau aspek-aspek penting lainnya sebelum resmi diluncurkan ke pasar.
“Untuk harga, seperti yang saya sampaikan, kami masih dalam tahap finalisasi. Bukan hanya harga, tetapi seluruh aspek, sehingga diharapkan saat launching akhir tahun semuanya sudah siap dan bisa kami umumkan,” katanya.
Bansar menambahkan bahwa kehadiran Land Cruiser FJ nantinya diharapkan mampu mengisi kekosongan segmen lini produk di antara model Toyota Fortuner dan jajaran keluarga besar Land Cruiser.
“Kendaraan ini kami harapkan bisa mengisi lineup SUV antara Fortuner dan Land Cruiser,” ujarnya.
Ketika disinggung mengenai potensi banderol harga Land Cruiser FJ yang diprediksi berada di bawah kisaran angka Rp1 miliar, pihak Toyota menyatakan bahwa kalkulasi finansial masih terus berjalan sehingga belum memungkinkan untuk diumumkan sebelum tanggal peluncuran resmi.
“Kami akan kalkulasi. Untuk saat ini kami sudah melakukan kalkulasi dan nanti akan kami umumkan menjelang peluncuran,” katanya.