WINR

WINR Fokus pada Lima Proyek Baru di Jabodetabek, Targetkan Pendapatan Rp400 Miliar

WINR Fokus pada Lima Proyek Baru di Jabodetabek, Targetkan Pendapatan Rp400 Miliar
WINR Fokus pada Lima Proyek Baru di Jabodetabek, Targetkan Pendapatan Rp400 Miliar

JAKARTA - Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk. (WINR) bergerak cepat untuk menggarap lima proyek strategis yang diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan. 

Proyek-proyek ini akan berlokasi di kawasan Jabodetabek, dengan potensi pendapatan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp400 miliar. 

Ekspansi ini akan dimulai pada 2026 dan direncanakan untuk selesai dalam kurun waktu dua tahun, sesuai dengan komitmen perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.

Proyek Baru di Jabodetabek: Fokus pada Kebutuhan Properti Realistis

Yusmen Liu, Direktur Utama Winner Nusantara Jaya, menyatakan bahwa proyek-proyek tersebut akan memainkan peranan penting dalam mendongkrak pendapatan WINR dalam dua tahun mendatang. 

Meskipun sektor properti Indonesia mengalami beberapa tantangan dalam beberapa tahun terakhir, WINR tetap optimistis bahwa 2026 akan menjadi titik balik, dengan pasar properti yang diperkirakan akan memasuki fase kebangkitan setelah stabilisasi pasca-pandemi.

Jabodetabek, khususnya kawasan penyangga seperti Bogor dan Tangerang, menjadi fokus utama bagi pengembangan WINR. 

Permintaan akan rumah tapak (landed house) di wilayah-wilayah tersebut semakin meningkat, didorong oleh tingginya kebutuhan riil dari end-user dan keluarga muda.

Kenaikan populasi dan urbanisasi di kawasan ini juga turut mempercepat laju perkembangan permintaan properti, yang menjadi peluang emas bagi WINR untuk mengembangkan proyek baru yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Optimisme Industri Properti yang Didukung Stimulus Pemerintah

Tahun 2026 diperkirakan akan menjadi titik awal bagi sektor properti yang lebih positif, berkat sejumlah kebijakan pemerintah yang mendukung. Salah satu kebijakan yang diprediksi memberi dampak signifikan adalah perpanjangan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 2027. 

Kebijakan ini telah terbukti dapat mendorong daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin membeli rumah pertama. Dengan adanya insentif PPN DTP ini, harga properti menjadi lebih terjangkau, sehingga memberikan angin segar bagi pengembang dan konsumen.

Menurut analisis industri, Jabodetabek tetap menjadi magnet utama bagi sektor properti, terutama rumah tapak yang saat ini banyak dicari oleh konsumen dengan kebutuhan nyata, terutama di wilayah-wilayah penyangga seperti Tangerang dan Bogor. 

Permintaan yang didorong oleh tren pertumbuhan keluarga muda ini juga menjadi salah satu faktor penting yang membuat WINR optimistis terhadap kelima proyek barunya.

Dukungan Infrastruktur dan Investasi Properti yang Menguntungkan

Salah satu faktor pendorong utama investasi properti di Jabodetabek adalah adanya masifnya pembangunan infrastruktur transportasi. Keberadaan proyek transportasi besar seperti LRT, MRT, dan tol baru di kawasan ini dapat meningkatkan nilai investasi properti secara signifikan. 

Proyek-proyek infrastruktur ini tidak hanya memudahkan akses ke berbagai lokasi strategis, tetapi juga meningkatkan daya tarik kawasan sekitar bagi para konsumen yang mencari hunian yang lebih praktis dan terjangkau.

WINR memanfaatkan tren ini dengan mengembangkan proyek properti yang berada di titik fokus pengembangan infrastruktur, sehingga dapat menawarkan nilai investasi yang optimal bagi konsumen. 

Dengan mempertimbangkan adanya infrastruktur yang semakin baik, WINR optimis proyek-proyeknya akan mendapatkan sambutan positif dari pasar, baik itu dari sisi konsumen maupun investor.

Kerja Sama dengan Bank Nasional untuk Modal Kerja dan Pembiayaan

Untuk memastikan kelancaran pembangunan kelima proyek tersebut, WINR telah menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah bank nasional guna memastikan ketersediaan permodalan yang dibutuhkan. 

Fasilitas modal kerja yang diperoleh ini akan memastikan bahwa proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan standar kualitas terbaik yang dijanjikan oleh WINR.

Selain itu, untuk memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian properti, WINR juga menjalin kolaborasi erat dengan sektor perbankan untuk menyediakan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang kompetitif. 

Hal ini sangat penting mengingat akses pembiayaan menjadi salah satu kunci utama dalam memastikan keberhasilan penjualan properti. 

Yusmen Liu menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memberikan berbagai benefit eksklusif bagi calon konsumen, sehingga mereka dapat dengan mudah memiliki akses untuk membeli properti dari WINR.

Proyek-Proyek WINR yang Sudah Dilaksanakan Sebelumnya

Sebelum memulai lima proyek baru di Jabodetabek, WINR juga telah sukses menjalankan proyek besar, salah satunya adalah Tangerang Smart City, yang melibatkan lahan seluas 2.000 hektare. 

Proyek ini menandai komitmen perusahaan dalam menghadirkan hunian dan fasilitas yang berkualitas, dengan konsep kota cerdas yang terintegrasi dengan teknologi.

Selain itu, WINR juga telah mengembangkan Winner Sawangan Center, yang memiliki luas lahan sekitar 2.000 meter persegi. 

Kedua proyek ini menunjukkan bagaimana WINR berfokus pada pengembangan properti yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak dan berkualitas.

Transformasi Besar WINR di 2026

Tahun 2026 diperkirakan akan menjadi tahun yang penuh dengan transformasi bagi WINR, dengan kelima proyek yang tengah dikembangkan dan strategi yang semakin matang. 

Keberhasilan dalam mengembangkan proyek-proyek tersebut diharapkan dapat membawa dampak besar bagi pertumbuhan perusahaan dan pemegang saham. 

Integrasi lokasi yang prestisius, kepastian pembangunan yang terjamin, dan kemudahan pembiayaan menjadi faktor-faktor utama yang membuat WINR optimistis dapat mencapai target marketing sales sebesar Rp400 miliar.

Melalui kolaborasi yang erat dengan sektor perbankan dan berbagai pihak terkait, WINR berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia. 

Proyek-proyek ini tidak hanya akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan, tetapi juga turut mendukung pengembangan sektor properti di Jabodetabek yang terus berkembang pesat.

Dengan komitmen yang kuat untuk memperluas jangkauan bisnis, WINR siap mengembangkan lima proyek properti strategis di Jabodetabek, yang diproyeksikan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan. 

Didukung oleh kebijakan pemerintah, infrastruktur yang berkembang, serta kerja sama erat dengan sektor perbankan, WINR optimis dapat mencapai target marketing sales sebesar Rp400 miliar pada 2026. 

Tahun tersebut diprediksi akan menjadi awal transformasi besar bagi perusahaan dalam industri properti Tanah Air.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index