JAKARTA - Kerja sama strategis antara penyedia jasa transportasi udara dan lembaga keuangan syariah kembali dipererat demi memberikan pelayanan maksimal bagi calon jemaah ke Tanah Suci. Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, secara resmi menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra perbankan dalam penyelenggaraan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026. Perhelatan yang dinanti-nantikan ini digelar secara serentak di dua kota besar, yakni Makassar dan Surabaya, mulai Jumat.
Membawa pesan kuat melalui tema "Perjalanan Suci Dimulai dari Sini", GUTF Surabaya 2026 menjadi oase bagi masyarakat yang tengah merencanakan ibadah. Pameran ini bukan sekadar ajang jual beli tiket, melainkan solusi komprehensif yang menawarkan paket umrah, haji plus, hingga tiket penerbangan dengan penawaran harga yang kompetitif. Setidaknya terdapat 21 agen perjalanan (travel agent) terpercaya yang dilibatkan untuk membantu masyarakat menyusun rencana perjalanan religi mereka.
Filosofi Pendampingan Ibadah Sejak Titik Awal
Pemilihan tema pameran tahun ini bukanlah tanpa alasan. Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, memaparkan bahwa makna di balik "Perjalanan Suci Dimulai dari Sini" adalah sebuah janji pelayanan. Menurutnya, pengalaman ibadah tidak semata-mata dimulai saat jemaah menginjakkan kaki di tangga pesawat, melainkan jauh sebelumnya, yakni saat niat dipasang, persiapan dilakukan, dan keyakinan diteguhkan.
“Di titik awal inilah Garuda Indonesia berkomitmen hadir menjadi mitra perjalanan yang terpercaya, dari awal hingga akhir,” tegas Reza dalam penjelasannya. Komitmen ini diwujudkan melalui kemudahan akses informasi dan transaksi yang transparan bagi para calon jemaah. Melalui perhelatan ini, Garuda Indonesia berupaya memastikan bahwa persiapan teknis tidak akan mengganggu fokus jemaah dalam mempersiapkan spiritualitas mereka.
Target Ambisius dan Penawaran Eksklusif di GUTF 2026
Garuda Indonesia tidak main-main dalam menatap potensi pasar umrah di awal tahun ini. Dengan target transaksi yang dipatok mencapai Rp520 miliar, maskapai pelat merah ini telah menyiapkan sedikitnya 40 ribu kursi penerbangan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat. Angka ini mencerminkan optimisme terhadap pemulihan dan pertumbuhan tren perjalanan religi di Indonesia.
Harga tiket yang ditawarkan pun sangat menarik bagi para pemburu promo. Untuk rute pulang-pergi (PP) Jeddah, tiket kelas ekonomi dibanderol mulai dari Rp15 juta, sementara bagi jemaah yang menginginkan kenyamanan ekstra di kelas bisnis, tersedia harga mulai dari Rp40,9 juta. "Seluruh penawaran ini kami rancang untuk memberikan lebih banyak pilihan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memudahkan persiapan perjalanan ibadah tanpa mengurangi esensi kekhusyukan," tambah Reza.
Sinergi Perbankan Syariah Melalui Solusi Pembiayaan Kreatif
Peran Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam pameran ini menjadi kunci kemudahan finansial bagi para nasabah. BSI hadir dengan sederet program yang dirancang khusus untuk meringankan beban biaya perjalanan melalui skema syariah. Pengguna BSI Hasanah Card, misalnya, dapat menikmati diskon hingga Rp7,5 juta serta fasilitas cicilan 0 persen dengan tenor hingga 24 bulan.
Bagi pemegang BSI Debit Card berlogo VISA, tersedia potongan langsung hingga Rp1 juta. Tak hanya itu, BSI juga memberikan nilai tambah berupa pembebasan iuran tahunan hingga lima tahun bagi pemegang kartu tertentu, welcome bonus mencapai Rp500 ribu, hingga akses pembiayaan Mitraguna Online lewat aplikasi BYOND by BSI Gold dengan limit mencapai Rp300 juta. Fasilitas ini diharapkan mampu menjembatani niat ibadah masyarakat yang terkendala oleh kesiapan dana tunai di muka.
Dampak Sosial dan Perluasan Pangsa Pasar Religi
Penyelenggaraan GUTF 2026 di Surabaya yang berpusat di Pakuwon City Mall ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi industri pariwisata dan agen perjalanan lokal. Lebih dari sekadar angka penjualan, kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan kebermanfaatan yang luas bagi umat.
Reza Aulia Hakim menutup penjelasannya dengan harapan agar kegiatan ini menjadi katalisator bagi ekosistem haji dan umrah di Indonesia. “Kiranya pelaksanaan GUTF ini tidak hanya memperluas pangsa pasar umrah Garuda Indonesia, namun juga membawa kebermanfaatan seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutupnya. Dengan sinergi yang kuat antara maskapai nasional dan bank syariah terbesar di Indonesia, perjalanan menuju Tanah Suci kini terasa semakin dekat dan mudah digapai oleh siapa saja.