SIG

Proyek Talavera Jetty Tuban Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini Perkuat Ekspor

Proyek Talavera Jetty Tuban Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini Perkuat Ekspor
Talavera Jetty Tuban Segera Beroperasi 2026, SIG Perkuat Distribusi dan Ekspor Semen

JAKARTA - Penguatan daya saing industri semen nasional terus dilakukan melalui pengembangan infrastruktur produksi dan distribusi. 

Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pengoperasian proyek Talavera Project Jetty di Tuban, Jawa Timur, yang diharapkan dapat mendukung peningkatan ekspor sekaligus memperluas jaringan distribusi global.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menargetkan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi tersebut dapat beroperasi secara optimal pada pertengahan tahun 2026. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menjadi pendorong baru bagi peningkatan kinerja industri semen nasional, terutama dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.

Proyek tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas distribusi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung ekspansi pasar internasional.

Proyek Talavera Jetty Dipercepat Beroperasi Tahun Ini

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memastikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi Talavera Project Jetty di kawasan Socorejo, Tuban, Jawa Timur, beroperasi optimal pertengahan tahun 2026 guna memperkuat ekspor dan daya saing industri.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan proyek di kawasan Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban itu akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global.

"Proyek ini akan berkontribusi di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif, serta kondisi overcapacity yang dihadapi industri semen domestik, ini diharapkan segera rampung untuk siap beroperasi secara optimal pada pertengahan tahun 2026," kata Indrieffouny dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Kerja Sama Strategis SIG dan Taiheiyo Cement

Proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi tersebut, merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation yang telah terjalin sejak tahun 2021 silam.

Dengan nilai investasi sebesar Rp1,4 triliun, proyek itu mencakup sejumlah pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.

Penambahan kapasitas itu dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty.

Pengembangan Fasilitas Produksi dan Distribusi Semen

Sedangkan untuk mendukung produksi, proyek itu juga mencakup pembangunan fasilitas seperti blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Selain itu, proyek tersebut juga melibatkan pemasangan fasilitas transpor berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.

Proyek sinergi dengan Hutama Karya itu diproyeksikan untuk dapat mengirim 450 ribu ton semen pada tahun ini, dari kapasitas pemenuhan hingga 1 juta ton semen per tahun.

"Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia,” ujar Indrieffouny.

Peninjauan Proyek oleh Wakil Presiden

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (6/3).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran turut didampingi Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky; termasuk Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra bersama jajaran manajemen perusahaan.

Proyek yang dikelola oleh anak usaha SIG yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk tersebut, akan menjadi fasilitas ekspor semen berkapasitas besar yang mengadopsi teknologi modern terkini untuk mendukung operasional ekspor yang efisien dan berkelanjutan.

Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasi atas perkembangan proyek yang kini telah mencapai 99 persen dan berharap perusahaan terus menjaga dan bahkan meningkatkan standar dan kepatuhan pengelolaan lingkungan.

"Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara,” kata Wapres.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wapres meninjau fitur-fitur dermaga yang diproyeksikan mampu mengirim 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index