Program Gema Kepri Menabung Diluncurkan, Targetkan 5.000 Rekening (65 karakter)

Program Gema Kepri Menabung Diluncurkan, Targetkan 5.000 Rekening (65 karakter)
Warga mencari informasi tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) [FOTO: NET].

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merilis Program Gema Kepri Menabung (Generasi Muda Kepulauan Riau Menabung) guna memperkokoh kebiasaan menabung sekaligus mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan generasi muda. 

Program yang diresmikan di Kantor OJK Provinsi Kepulauan Riau, Batam, Jumat (7/8), tersebut membidik pembukaan minimal 5.000 rekening baru dan menyasar 100 satuan pendidikan di seluruh kawasan Kepulauan Riau.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya menyampaikan bahwa program tersebut menjadi pendorong strategis untuk membina kebiasaan menabung sejak dini sekaligus memperluas jangkauan generasi muda terhadap layanan keuangan formal.

"Pertumbuhan intermediasi perbankan di Provinsi Kepulauan Riau perlu diimbangi dengan peningkatan penghimpunan dana masyarakat. Melalui Gema Kepri Menabung, kami ingin menanamkan budaya menabung sejak dini sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan sehingga generasi muda semakin siap mengelola keuangan secara bijak," katanya, dikutip Minggu (9/8/2026).

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan wujud kolaborasi OJK, pemerintah daerah, beserta industri perbankan dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan secara berkelanjutan. Pelaksanaan Gema Kepri Menabung disokong oleh 35 bank umum dan 44 Bank Perekonomian Rakyat/Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR/BPRS) yang bakal berpartisipasi langsung dalam eksekusi program di berbagai sekolah.

Nantinya, setiap kantor cabang perbankan akan bermitra dengan dua hingga tiga sekolah di sekitar wilayah operasional mereka. Sinergi ini ditujukan untuk menghadirkan edukasi keuangan sekaligus memfasilitasi pembuatan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dan SiMuda. Rangkaian kegiatan yang digelar tidak sebatas pembukaan rekening, melainkan mencakup sosialisasi fungsi dan produk perbankan, program kunjungan ke kantor bank (bank tour), hingga pendampingan praktik langsung pembuatan rekening.

Program ini turut diperkuat melalui penerbitan Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor B/100.3.4.1/49/B.EKBANG-SET/2026 tentang Program Simpanan Pelajar (SimPel) dan Optimalisasi Bulan Menabung Tahun 2026. Lewat payung kebijakan ini, Kantor Cabang Dinas Pendidikan serta Kantor Kementerian Agama di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau didorong untuk memaksimalkan kepemilikan rekening SimPel di lingkungan sekolah.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni menuturkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menyukseskan program tersebut dengan mengoptimalkan peran instansi daerah, Tim Penggerak PKK, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Program ini merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan generasi muda di Provinsi Kepulauan Riau," ujarnya.

Menurut Misni, Pemprov Kepri akan mengoptimalkan perangkat daerah serta merumuskan kebijakan pendukung yang diperlukan demi menopang keberhasilan Gema Kepri Menabung. Seremoni peluncuran program ini dihadiri jajaran Pemprov Kepri, lembaga pendidikan, kementerian/lembaga, pimpinan bank umum, hingga jajaran direksi BPR dan BPRS se-Kepri. Keterlibatan gabungan berbagai pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari penguatan fungsi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memperluas jangkauan masyarakat terhadap akses keuangan formal.

OJK berharap Gema Kepri Menabung tidak cuma berhenti pada pencapaian target pembukaan rekening baru, tetapi menjelmakan gerakan berkelanjutan yang membentuk karakter menabung serta kecakapan mengelola keuangan secara bijaksana sejak usia dini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index