JAKARTA - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi rob atau air pasang maksimum di enam pesisir Bali pada 11-17 Agustus.
“Penyebabnya karena ada fenomena fase bulan perigee,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Kamis.
Ia menjelaskan fase bulan perigee adalah jarak terdekat Bulan dengan Bumi pada 10 Agustus dan Bulan baru pada 13 Agustus yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di beberapa wilayah pesisir di Pulau Dewata.
Enam wilayah pesisir itu yakni pesisir selatan Kabupaten Jembrana, pesisir selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, dan pesisir selatan Kabupaten Klungkung.
Cahyo menambahkan potensi pasang maksimum itu berbeda waktu baik hari dan jam di setiap wilayah tersebut.
Adapun dampak rob, kata dia, berpotensi mempengaruhi aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, dan aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Pihaknya mengimbau masyarakat dapat memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali dan aplikasi Info BMKG serta melalui laman bbmkg3.bmkg.go.id atau maritim.bmkg.go.id.