Akuisisi Cycle & Carriage, TPIA Siapkan Dana Rp3,68 Triliun

Akuisisi Cycle & Carriage, TPIA Siapkan Dana Rp3,68 Triliun
Pekerja beraktivitas di depan logo PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) [FOTO: NET].

JAKARTA – PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) siap menggelontorkan dana mencapai US$207 juta atau setara Rp3,68 triliun (dengan mengacu kurs Rp17.800 per dolar AS) untuk mengambil alih lini bisnis otomotif Cycle & Carriage di wilayah Singapura dan Malaysia.

Melalui keterbukaan informasi di Bursa Singapura, manajemen Jardine Cycle & Carriage Limited memaparkan aksi akuisisi ini diproyeksikan mendatangkan nilai keuntungan mencapai US$221 juta atau sekitar Rp3,93 triliun bagi perseroan.

”Estimasi harga pembelian atas Aset yang Dijual yang akan dibayarkan secara tunai oleh Pembeli kepada Perseroan pada saat penyelesaian transaksi adalah sekitar S$265 juta atau sekitar US$207 juta. Transaksi yang diusulkan tersebut akan menghasilkan keuntungan dari pelepasan aset sekitar US$221 juta,” kata manajemen dikutip Jumat (21/8/2026).

Pihak JC&C menerangkan, keputusan pelepasan divisi otomotif tersebut diambil demi mengoptimalkan imbal hasil bagi para pemegang saham melalui tata kelola portofolio yang aktif serta alokasi modal yang terukur. 

Di samping itu, transaksi ini memberi ruang bagi perusahaan untuk merealisasikan nilai bisnis dari Cycle & Carriage, sejalan dengan fokus perseroan pada pasar utama di Indonesia lewat PT Astra International Tbk. (ASII) dan di Vietnam melalui Truong Hai Group Corporation, Refrigeration Electrical Engineering Corporation, atau Vietnam Dairy Products Joint Stock Company.

“Secara keseluruhan, Transaksi yang Diusulkan memungkinkan JC&C merealisasikan nilai dari bisnis Cycle & Carriage seiring dengan fokus kami pada pasar inti di Indonesia dan Vietnam, serta memberikan hasil yang positif bagi pemegang saham, sekaligus menempatkan Cycle & Carriage pada posisi yang tepat untuk terus berkembang di bawah pemilik barunya,” tegasnya.

Dalam keterbukaan informasi terpisah, manajemen TPIA mengungkapkan bahwa perseroan telah menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement terkait rencana pengambilalihan tersebut. Aksi akuisisi ini menjadi langkah krusial bagi grup dalam melanjutkan program ekspansi di tingkat regional.

Presiden Direktur Chandra Asri Group Erwin Ciputra menjelaskan aksi ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang grup untuk membangun platform terintegrasi pada sektor energi, infrastruktur, dan mobilitas di kawasan Asia Tenggara.

“Rencana akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi & kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan. Cycle & Carriage memiliki sejarah yang kuat, merek-merek terpercaya, serta tim yang berpengalaman. Kami berharap dapat mendukung bisnis ini dalam fase pertumbuhan berikutnya, sekaligus terus melayani pelanggan dan mitra dengan kualitas dan keandalan yang selama ini mereka harapkan,” katanya dalam keterbukaan informasi, Jumat (21/8/2026).

Langkah akuisisi ini dinilai menyajikan landasan yang kokoh bagi TPIA untuk memperluas peranannya di sepanjang rantai nilai sektor mobilitas, sekaligus melengkapi operasional bisnis energi dan ritel yang sudah berjalan di Singapura. Agenda ini turut beriringan dengan laju ekspansi Chandra Asri di Singapura, termasuk lewat aksi akuisisi jaringan SPBU ritel bermerek Esso.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index