Mobil Entry Level Lincoln dan Cadillac Kian Mahal di AS

Mobil Entry Level Lincoln dan Cadillac Kian Mahal di AS
Tampilan mobil Cadillac. (Foto: NET)

JAKARTA - Sektor kendaraan mewah di Amerika Serikat (AS) yang dikenal ramah di kantong kini mulai kehilangan eksistensinya. Dua jenama papan atas asal AS, yakni Cadillac serta Lincoln, menetapkan banderol untuk lini mobil tingkat dasar mereka dengan harga yang kian melenceng dari filosofi “luxury for the masses”.

CarsCoops pada hari Rabu mengabarkan bahwa Lincoln baru saja merilis Corsair Hybrid 2027 sebagai varian termurah bagi pembeli yang ingin meminang jenama tersebut. Walau demikian, unit ini dipasarkan seharga mulai 48.790 dolar AS atau setara kurang lebih Rp863,2 juta.

Di sisi lain, Cadillac mematok harga XT5 mulai dari 46.595 dolar AS (berkisar Rp825,7 juta). Besaran tersebut menuntut para pembeli di Amerika agar merogoh kocek sangat dalam sekadar guna meminang unit yang menempati posisi terbawah pada jajaran SUV mewah Cadillac.

Gejala ini mengindikasikan pergeseran taktik bisnis pabrikan otomotif Amerika, di mana jenama premium tidak lagi begitu bergantung kepada unit berbanderol ekonomis guna memikat pembeli anyar. Sebaliknya, para pabrikan kini lebih memusatkan perhatian pada produk yang menawarkan marjin keuntungan lebih tinggi.

Di samping itu, Ford selaku perusahaan induk pun terpantau telah memangkas beberapa varian pada kategori harga bawah, serta mengalihkan fokus portofolionya menuju produk yang dinilai mempunyai daya tarik serta profitabilitas lebih optimal.

Kendala utamanya, langkah strategis tersebut dikhawatirkan memicu kekosongan di pasar. Para peminat yang mengincar kendaraan beraroma mewah tanpa perlu merogoh kocek setara mobil papan atas kini mendapati opsi yang semakin terbatas.

Situasi tersebut turut membuka peluang lebar bagi Audi, BMW, Lexus, serta sejumlah jenama mewah anyar untuk mengisi kekosongan celah tersebut, demi menyuguhkan moda transportasi yang berada di antara segmen kendaraan massal dan mobil mewah.

Apabila tren ini terus berlanjut, istilah "mobil mewah terjangkau" di Amerika Serikat kelak bukan lagi perihal memburu unit berharga miring, melainkan mencari produk premium yang paling minimal dalam mengerek batas anggaran pembeli.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index