Segera Meluncur, Ini Deretan Pembaruan pada MPV Li Mega

Segera Meluncur, Ini Deretan Pembaruan pada MPV Li Mega
Mobil listrik Li Mega dari Li Auto [FOTO: NET].

JAKARTA - Perusahaan otomotif Li-Auto dikabarkan tengah menggodok proyek penyegaran untuk lini kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya, yakni Mega, yang sebelumnya sempat menyedot perhatian publik di Tiongkok berkat usungan desain bodi yang menuai kontroversi.

Laman pemberitaan CarnewsChina pada hari Rabu (26/8) waktu setempat mewartakan bahwa mobil elektrik teranyar ini diagendakan rilis resmi pada tanggal 2 September 2026 mendatang dengan menitikberatkan fokus pembaharuan pada aspek kenyamanan kabin yang digadang-gadang mengusung konsep menyerupai “rumah kedua”.

Sentuhan pembaruan yang disematkan pada kendaraan futuristik ini tampak jelas pada sektor atap kabin. Varian Li Mega terbaru ini pun dipastikan bakal mengadopsi komponen lampu langit-langit memanjang, yang diposisikan secara strategis di antara area baris kursi kedua dan ketiga.

Sistem pencahayaan kabin tersebut dirancang sedemikian rupa guna menghadirkan nuansa interior yang terasa jauh lebih terang sekaligus memancarkan atmosfer hangat bak sebuah ruang tamu rumah.

Konsep tata ruang ini semakin disempurnakan lewat kehadiran konfigurasi dudukan kursi pada baris kedua yang dirancang fleksibel sehingga dapat diputar serta digeser sesuka hati.

Bagian dalam interior kendaraan ini turut dilengkapi fasilitas meja lipat multifungsi di area tengah, membuat ruang kabin dapat dioptimalkan secara leluasa untuk menunjang pelbagai aktivitas produktif selama di perjalanan.

Berdasarkan hasil analisis yang dirilis oleh media otomotif terkemuka asal Tiongkok, Yiche, struktur kursi baris kedua tampaknya bakal memperoleh sokongan rel lantai dengan bentangan yang lebih panjang.

Di samping itu, terdapat pula fasilitas kaca rias elegan yang tertanam rapi di bagian plafon atap serta panel kontrol pengaturan sistem sirkulasi iklim bagi penumpang kursi belakang yang kini telah bermigrasi menggunakan teknologi layar sentuh interaktif.

Penyegaran visual dari model anyar ini turut terpancar pada rancangan desain jok mobil yang mengaplikasikan pola motif jahitan bentuk belah ketupat serta bordiran logo “Home” pada bagian sandaran kepala.

Indikasi tersebut memperlihatkan kemungkinan besar bahwa pihak Li Auto tetap mempertahankan strategi pendekatan varian Home, kendati saat ini masih belum ada kejelasan pasti apakah varian Ultra bakal kembali dihadirkan ke pasaran.

Meninjau dari sektor performa dapur pacunya, model Mega terbaru ini mendapatkan suntikan peningkatan tenaga yang signifikan. Pasokan tenaga dari sistem motor ganda kini mampu memuntahkan daya hingga mencapai 413 kW atau setara kisaran 553 tenaga kuda.

Suplai kelistrikan utamanya ditenagai oleh perangkat baterai jenis NMC berkapasitas 108 kWh lansiran produsen CATL, yang sanggup membawanya melaju menempuh jarak jelajah hingga sejauh 710 kilometer.

Mobil listrik canggih ini tetap mempertahankan fondasi arsitektur kelistrikan 800 volt serta teknologi sistem pengisian daya cepat 5C. Mengacu pada spesifikasi generasi sebelumnya, pihak Li Auto mengeklaim bahwa proses durasi pengisian daya selama 10 menit saja sudah mampu mendongkrak jarak tempuh berkendara hingga 500 kilometer.

Geliat pembaruan produk ini digulirkan persis di tengah tren grafik penjualan lini Mega yang sedang mengalami fase pelemahan. Data statistik dari China EV DataTracker mencatat angka pengiriman unit Mega yang hanya menyentuh 336 unit pada periode Juli 2026, merosot tajam dari rekor pencapaian puncaknya di angka 3.277 unit pada bulan September 2025 lalu.

Perlu diketahui, Mega merupakan lini kendaraan murni berbasis Electric Vehicle (EV) perdana yang dirilis oleh Li Auto, mengingat sebelumnya pabrikan ini lebih memfokuskan portofolionya pada pengembangan mobil SUV berteknologi extended-range electric vehicle (EREV).

Model kendaraan ini sempat pula menghadapi jalan terjal berupa kontroversi segi estetika desain hingga insiden penarikan kembali (recall) unit akibat potensi risiko gangguan kestabilan termal (thermal runaway) yang menimpa sekitar 11.000 unit kendaraan di wilayah Tiongkok.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index