FINANSIALNEWS.COM — Sirkuit MotorLand Aragon kembali menjadi saksi keganasan Marc Marquez. Pada sprint race yang berlangsung 11 lap, rider berjuluk Baby Alien itu tampil tanpa celah dan finis terdepan mengungguli adiknya, Alex Marquez, serta peraih pole Marco Bezzecchi. Kemenangan ini sekaligus menjadi modal berharga jelang balapan utama, Minggu (30/8).
Start Mulus, Marquez Langsung Tancap Gas
Bezzecchi sempat mempertahankan posisi terdepan saat lampu hijau menyala. Namun, duel sengit di tikungan pertama mengubah keadaan. Marc Marquez dan Alex Marquez sukses menyalip Bezzecchi secara beruntun, memaksa pembalap Aprilia itu turun ke posisi ketiga.
Sejak memimpin, Marc Marquez langsung membangun ritme balapnya. Ia perlahan menjauh dari kejaran Alex Marquez. Alih-alih terlibat duel saudara, ia justru memilih mengelola ban dan menjaga jarak aman hingga finis dengan keunggulan 1,4 detik.
Jorge Martin Tercecer, Bagnaia Hanya ke-11
Persaingan di belakang tak kalah panas. Pimpinan klasemen Jorge Martin gagal tampil kompetitif dan harus puas finis kelima setelah bersaing ketat dengan Pedro Acosta. Pebalap Red Bull KTM itu tampil impresif dengan menempati posisi keempat.
Nasib kurang beruntung dialami Francesco Bagnaia. Juara dunia dua kali itu hanya mampu finis di urutan ke-11, tertinggal 14,5 detik dari pemenang balapan. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi pebalap Italia tersebut dalam perburuan gelar juara dunia.
Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Aragon 2026
- 1. Marc Marquez (Ducati Lenovo) - 11 lap
- 2. Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati) +1.414s
- 3. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) +2.089s
- 4. Pedro Acosta (Red Bull KTM) +2.648s
- 5. Jorge Martin (Aprilia Racing) +6.237s
- 6. Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Ducati) +10.475s
- 7. Diogo Moreira (Pro Honda LCR) +11.071s
- 8. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) +11.213s
- 9. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) +12.021s
- 10. Jack Miller (Pramac Yamaha) +12.166s
DNF: Fabio Quartararo (Monster Yamaha), Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati), Luca Marini (Honda HRC Castrol).
Raja Aragon yang Tak Pernah Terkalahkan
Kemenangan ini menegaskan status Marc Marquez sebagai penguasa tunggal Sirkuit Aragon. Dari delapan gelar yang pernah ia raih di sirkuit ini, tujuh di antaranya datang di kelas utama MotoGP. Catatan tersebut menjadi sinyal bahaya bagi para rivalnya menjelang balapan utama nanti.
Dengan start dari posisi terdepan pada race Minggu nanti, Bezzecchi diprediksi akan tampil lebih agresif untuk membalas kekalahan. Namun, melihat performa Marc Marquez yang sulit dibendung, peluang Bezzecchi untuk naik podium tertinggi tampaknya masih terbuka lebar jika ia bisa tampil sempurna sejak lap pertama.