BRIN Siap Paparkan Teknologi ANG Alternatif Pengganti LPG ke Presiden Prabowo

Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:13:31 WIB
Kepala BRIN Arif Satria. (Foto: NET)

JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan memaparkan teknologi adsorbed natural gas (ANG) sebagai salah satu alternatif pengganti liquefied petroleum gas (LPG) kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.

Kepala BRIN Arif Satria menyatakan inovasi tersebut menjadi salah satu produk unggulan yang dipamerkan sebab dinilai mempunyai prospek besar guna mendukung ketahanan energi nasional.

"Memang ada produk potensial yang memang belum bisa masuk pasar tapi ini punya prospek yang bagus. Seperti produk-produk untuk ANG atau adsorbed natural gas yang itu bisa menjadi salah satu poin untuk revolusi energi di Indonesia. Nah, sehingga nanti semua itu akan kami paparkan," kata Arif saat tiba di Istana Kepresidenan Jakarta.

Berdasarkan keterangannya, teknologi ANG mempunyai keunggulan karena sanggup dimanfaatkan pada tekanan di bawah 30 bar sehingga berpotensi menjadi opsi pengganti LPG.

"Tadi energi, kami bisa memberikan solusi untuk menghemat gas, untuk bisa menghemat devisa. Karena kalau ANG tadi bisa digunakan dengan tekanan kurang dari 30 bar, maka itu bisa menjadi pengganti LPG. Jadi, ini salah satu andalan kami yang nanti akan bisa memberikan solusi untuk bidang energi," ujarnya.

Ia menuturkan pembaruan tersebut merupakan bagian dari paparan BRIN mengenai hasil-hasil riset yang berpotensi menyokong penyelesaian beragam persoalan bangsa, utamanya pada sektor energi.

Dikutip dari laman BRIN, ANG merupakan teknologi penyimpanan gas alam menggunakan material adsorben berpori seperti metal-organic framework (MOF), sehingga gas dapat disimpan pada tekanan yang jauh lebih rendah dibanding compressed natural gas (CNG).

Hal tersebut memberikan kelebihan dari aspek keselamatan, efisiensi penyimpanan, serta potensi pengurangan biaya sistem, kendati teknologi ANG masih memerlukan pengembangan lanjutan demi mencapai skala komersial yang luas.

Di samping teknologi ANG, BRIN turut menampilkan sekitar 150 sampai 200 produk inovasi dari 12 klaster riset, mencakup bidang pangan, kesehatan, transportasi, perumahan, antariksa, penerbangan, nuklir, logam tanah jarang hingga inovasi yang menyokong program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan kampung nelayan.

Arif melengkapi bahwa Presiden Prabowo diagendakan meninjau langsung berbagai inovasi yang dipamerkan serta berdiskusi dengan para periset yang mengembangkannya.

Menurut dia, dukungan Kepala Negara terhadap penciptaan riset dan teknologi menjadi pendorong bagi para peneliti BRIN untuk terus menelurkan inovasi yang sanggup dimanfaatkan khalayak.

"Yang jelas kami sangat mengingat pesan dari Bapak Presiden bahwa penguasaan teknologi itu adalah martabat bangsa. Ini yang sering kali disampaikan dan itu kami semakin bersemangat untuk bisa melakukan riset, untuk menghasilkan inovasi," kata Arif.

Terkini