Badan Lelah Tapi Sulit Tidur? Hindari 5 Kesalahan Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 02:30:01 WIB
Ilustrasi tidur [FOTO: NET].

JAKARTA - Tubuh yang sudah sangat lelah seharusnya membuat seseorang lebih cepat tertidur. Namun, sebagian orang justru mengalami kesulitan untuk memejamkan mata meski kondisi fisik sudah membutuhkan istirahat.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam Dr Shrey Kumar Srivastav, hal tersebut dapat terjadi karena kondisi tubuh dan otak tidak selalu berjalan dalam keadaan yang sama menjelang waktu tidur. Tubuh mungkin sudah merasa letih, tetapi otak masih aktif akibat berbagai kebiasaan yang dilakukan sebelum beristirahat.

"Bayangkan tubuh dan otak sebagai dua bagian yang memiliki kebutuhan berbeda. Tubuh yang lelah meminta istirahat, tetapi otak bisa tetap berada dalam mode siaga jika tidak menerima sinyal yang tepat untuk tidur," jelas Dr. Srivastav, Rabu (5/8/2026).

Ada sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan dan dapat membuat seseorang tetap sulit tidur walaupun tubuh sudah merasa sangat lelah.

5 Kesalahan yang Membuat Sulit Tidur Meski Tubuh Lelah

1. Terlalu lama menggunakan layar sebelum tidur

Kebiasaan bermain ponsel, menonton tayangan, atau membalas pesan menjelang tidur menjadi salah satu penyebab umum seseorang sulit terlelap.

Paparan cahaya biru dari layar perangkat elektronik dapat menghambat produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu mengatur pola tidur. Selain itu, aktivitas digital seperti media sosial maupun pekerjaan juga dapat membuat otak tetap bekerja sehingga sulit mencapai kondisi rileks.

Dr. Srivastav menyarankan untuk menghentikan penggunaan perangkat elektronik sekitar 60–90 menit sebelum tidur. Waktu tersebut dapat diganti dengan kegiatan yang lebih menenangkan, seperti membaca buku atau mendengarkan musik dengan suasana santai.

2. Masih mengonsumsi kafein pada sore atau malam hari

Minum kopi pada sore hari mungkin terasa membantu mengurangi rasa kantuk, tetapi kandungan kafein dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh sehingga berpengaruh terhadap kualitas tidur.

"Kafein memiliki waktu paruh yang cukup panjang. Artinya, sebagian kandungannya masih berada di dalam tubuh beberapa jam setelah dikonsumsi," ungkap Dr. Srivastav.

Karena itu, konsumsi kopi, teh berkafein, maupun minuman energi sebaiknya mulai dibatasi sejak sore hari. Mengurangi konsumsi alkohol menjelang tidur juga dapat membantu menjaga kualitas istirahat.

3. Memiliki jadwal tidur yang tidak teratur

Pola tidur yang berubah-ubah, seperti tidur larut saat hari kerja kemudian bangun lebih siang ketika akhir pekan, dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

Kondisi yang disebut social jetlag tersebut membuat tubuh kesulitan menentukan waktu tidur dan bangun. Akibatnya, seseorang dapat merasa mengantuk sepanjang hari tetapi tetap sulit tertidur saat malam.

Menjaga waktu tidur dan bangun yang hampir sama setiap hari menjadi salah satu cara untuk membantu tubuh membentuk pola istirahat yang lebih teratur.

4. Membawa stres hingga waktu tidur

Pikiran mengenai pekerjaan, tugas, atau masalah sehari-hari dapat membuat otak terus aktif meski tubuh sudah kelelahan.

Menurut Dr. Srivastav, stres dapat memicu pelepasan hormon kortisol yang membuat sistem saraf tetap dalam kondisi siaga sehingga tubuh sulit memasuki keadaan rileks.

Untuk mengurangi beban pikiran, ia menyarankan meluangkan waktu sekitar 15–20 menit sebelum tidur untuk menuliskan berbagai kekhawatiran, pikiran, atau daftar pekerjaan yang perlu dilakukan keesokan hari.

5. Tidak memiliki rutinitas sebelum tidur

Sebagian orang langsung berbaring setelah menjalani aktivitas tanpa memberikan waktu bagi tubuh untuk beralih menuju kondisi istirahat.

Padahal, sistem saraf membutuhkan proses transisi dari keadaan aktif menuju lebih tenang. Kebiasaan sederhana seperti mandi air hangat, melakukan peregangan ringan, meditasi, atau membaca buku dapat menjadi tanda bagi tubuh bahwa waktu tidur telah dimulai.

Dengan membangun rutinitas tersebut secara konsisten, tubuh dan otak akan lebih mudah memasuki fase tidur sehingga kualitas istirahat dapat meningkat.

Terkini