Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha Demi Efisiensi dan Daya Saing

Jumat, 07 Agustus 2026 | 00:32:33 WIB
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Telkom Indonesia memangkas 34 entitas dari total 67 entitas usaha dalam rangkaian proses transformasi BUMN demi membentuk struktur organisasi yang lebih ringkas, efisien, serta kompetitif.

“Transformasi bukan soal mengubah struktur semata. Yang paling penting, perusahaan bisa bergerak lebih cepat, lebih efisien, dan menciptakan nilai yang lebih besar,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, Jumat (7/8/2026).

Adapun keseluruhan 67 entitas yang ada di bawah naungan Telkom mencakup 58 anak perusahaan serta 9 penyertaan investasi minoritas. Dalam skema program streamlining, sebanyak 34 entitas dipangkas.

Mengenai agenda transformasi Telkom tersebut, Dony menghadiri forum diskusi bersama jajaran direksi Telkom Indonesia. Pokok pembahasan berfokus pada penerapan Strategic Holding Organization, percepatan program streamlining, serta penguatan leadership pipeline guna memperkokoh tata kelola, sinergi lini bisnis, dan penciptaan nilai jangka panjang.

Restrukturisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen BP BUMN bersama Danantara dalam memacu Telkom menjadi korporasi digital nasional yang semakin adaptif serta berdaya saing global.

Penyederhanaan tata kelola organisasi diproyeksikan sanggup mempercepat alur pengambilan keputusan, mengerek efisiensi operasional, sekaligus mempertegas fokus lini bisnis perusahaan.

Di samping penyederhanaan struktur, penguatan leadership pipeline turut dijadikan salah satu pilar transformasi guna memastikan Telkom ditopang oleh talenta kepemimpinan yang sigap menjawab dinamika industri digital.

Bermodalkan struktur yang lebih praktis, kepemimpinan yang tangguh, serta portofolio bisnis yang kian optimal, Telkom diharapkan mampu mengakselerasi inovasi sekaligus memperbesar kontribusinya dalam menyokong transformasi digital Indonesia.

Sebagai bagian dari perancangan agenda transformasi tersebut, serangkaian program prioritas terus digenjot, mencakup konsolidasi FiberCo BUMN, penguatan Data Center, TowerCo, dan InfraCo, hingga penataan ulang perizinan lisensi Telkom Group demi menyokong transformasi menuju strategic holding digital yang lebih adaptif serta berdaya saing di ranah global.

Melalui langkah transformasi ini, BP BUMN bersama Danantara gencar mendorong penguatan tata kelola, optimalisasi aset, dan konsolidasi ekosistem digital nasional agar BUMN menjadi makin agile, sehat, serta mampu bertindak sebagai pendorong utama ekonomi digital Indonesia di masa depan.

Terkini