BP BUMN Sebut Hilirisasi Sektor Perkebunan PTPN Strategis Tekan Impor

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:43:32 WIB
Badan Pengelola BUMN memandang hilirisasi sektor perkebunan. (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Pengelola BUMN memandang hilirisasi sektor perkebunan sebagai upaya strategis guna mengokohkan ketahanan pangan serta energi nasional di samping memangkas ketergantungan pada produk impor.

“Sebelum kami mulai yang skala besar, teman-teman mesti trial dulu di skala kecil. Success rate-nya harus dilihat dulu, begitu juga return on investment yang bisa dicapai,” ujar Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Jumat.

Lewat pengoptimalan komoditas strategis, Dony menaruh harapan agar PTPN Group sanggup menghadirkan nilai tambah yang lebih masif bagi perekonomian negara.

Berkenaan dengan hal tersebut, Dony mengadakan pertemuan bersama jajaran direksi PT Perkebunan Nusantara (Persero) guna meninjau kesiapan PTPN Group dalam mengeksekusi program hilirisasi serta pengembangan komoditas strategis.

Fokus pembahasan diarahkan pada kesiapan penerapan program lewat perencanaan, riset, serta perancangan model bisnis yang matang sebelum diaplikasikan ke dalam cakupan yang lebih luas.

Dalam momentum tersebut, Dony menegaskan bahwa tiap program hilirisasi wajib didahului oleh uji coba dalam cakupan terbatas sebelum diekspansi secara lebih masif.

Setiap penanaman modal, ucapnya, wajib disokong studi kelayakan yang mendalam, kalkulasi produktivitas lahan yang tepat, serta besaran return on investment yang sehat.

Di samping itu, unsur kelestarian lingkungan ikut menjadi sorotan, mencakup kepastian bahwa penentuan lahan tidak mereduksi fungsi area resapan air.

Lewat metode yang berkesinambungan serta berpijak pada analisis yang matang, Badan Pengelola BUMN bersama Danantara menyokong hilirisasi PTPN supaya sanggup mengokohkan ketahanan nasional, memangkas ketergantungan impor, serta menghadirkan nilai tambah yang berkesinambungan bagi sektor perkebunan Indonesia.

Terkini