Musim Kemarau, Pusri Jamin Stok Pupuk Bersubsidi Aman

Senin, 24 Agustus 2026 | 00:28:31 WIB
PUSRI terus memastikan ketersediaan dan kesiapan stok pupuk untuk mendukung kebutuhan petani [FOTO: NET].

JAKARTA - Menghadapi fase musim kemarau, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menjamin ketersediaan pasokan pupuk serta kelancaran pelayanan dan alur distribusi di wilayah kerja perusahaan. 

Langkah tersebut dijalankan sebagai bentuk kesiapan Pusri dalam merespons dinamika kebutuhan pupuk di lapangan sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan kepada pelanggan dan petani.

Merujuk posisi stok per 23 Agustus 2026, Pusri mengantongi ketersediaan pupuk bersubsidi sebanyak 141.657,282 ton, yang mencakup 120.593,76 ton urea dan 21.063,522 ton NPK. Ketersediaan stok tersebut konsisten dipantau guna memastikan pasokannya dapat menyokong kebutuhan di setiap area kerja. 

Adapun realisasi penyaluran pupuk hingga 23 Agustus 2026 telah menembus 970.895,90 ton untuk urea bersubsidi dan 300.759,05 ton untuk NPK bersubsidi.

Datangnya musim kemarau berpotensi memengaruhi kegiatan pertanian serta pola musim tanam di sejumlah daerah. Oleh sebab itu, Pusri mengambil langkah antisipasi dengan memperketat pengawasan stok, pemetaan kebutuhan kawasan, hingga koordinasi lintas unit kerja dan rantai distribusi.

VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi menyampaikan bahwa kondisi musim kemarau menjadi salah satu variabel yang mendapat perhatian utama perusahaan dalam mengawal kesiapan distribusi pupuk.

“Ditengah musim kemarau, Pusri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di masing-masing wilayah, termasuk perkembangan kebutuhan pupuk dan posisi stok. Kami memastikan stok tetap tersedia dan pelayanan distribusi terus berjalan, sehingga ketika kebutuhan meningkat, Pusri siap mendukung ketersediaan pupuknya,” ujar Rustam.

Menurut pemaparannya, kesigapan tersebut tak sekadar ditempuh lewat penyediaan pasokan, tetapi juga dengan memastikan sinergi koordinasi dan jalur distribusi berjalan secara maksimal. Pusri secara intensif memantau pergerakan stok dari lini penyaluran serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi pergeseran kebutuhan di lapangan.

“Kami tidak hanya melihat kondisi stok saat ini, tetapi juga menganticipasi kebutuhan ke depan. Koordinasi antarunit terus diperkuat agar distribusi dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan wilayah. Dengan begitu, masyarakat dan petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk,” jelasnya.

Selain menjamin ketersediaan pasokan, Pusri turut mengampanyekan penggunaan pupuk secara presisi dan berimbang sesuai dengan dosis kebutuhan tanaman. Edukasi mengenai tata cara pemupukan yang benar menjadi bagian dari prioritas perusahaan dalam membantu para petani menjaga taraf produktivitas pertanian di tengah tantangan kondisi cuaca yang dinamis.

“Kami mengajak petani untuk tetap mengikuti rekomendasi pemupukan sesuai jenis tanaman dan kebutuhannya. Pusri akan terus hadir melalui ketersediaan produk, pelayanan distribusi, serta edukasi agar penggunaan pupuk dapat dilakukan secara efektif dan memberikan manfaat optimal bagi tanaman,” tambah Rustam.

Pusri menegaskan koordinasi serta pemantauan akan terus digencarkan sepanjang rentang musim kemarau. Pihak perusahaan juga bersiap melakukan penyesuaian alokasi distribusi mengacu pada perkembangan kebutuhan di setiap area. 

Berbekal kesiapan stok, penguatan koordinasi, dan pemantauan distribusi secara berkala, Pusri berkomitmen penuh untuk memelihara ketersediaan serta kelancaran penyaluran pupuk demi menopang produktivitas sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Terkini