JAKARTA — Sapuan maskara yang tepat bisa membuat mata terlihat lebih terbuka, sementara lapisan yang terlalu tebal justru meninggalkan gumpalan dan membuat bulu mata tampak berat. Kondisi tersebut kerap terjadi meski sudah menggunakan maskara dengan harga mahal.
Maka dari itu, pemilihan jenis maskara, cara melapisi produk, hingga penggunaan alat tambahan ternyata sama pentingnya untuk mendapatkan bulu mata panjang dan lebat tanpa menggumpal.
Makeup artist selebritas Kirin Bhatty membagikan sejumlah trik dalam podcast Breaking Beauty yang dipandu Carlene Higgins dan Jill Dunn. Menurut Bhatty, efek panjang pada bulu mata tidak selalu harus diperoleh melalui ekstensi.
Bagi pemilik bulu mata pendek, maskara dengan formula pemanjang atau penambah volume dapat menjadi langkah awal. Bhatty menyebut, volume dapat membantu menciptakan ilusi panjang pada bulu mata.
“Kamu bisa mengakali panjang dengan volume,” ujar Bhatty dalam podcast tersebut, seperti dilansir Glam, Senin (31/8/2026).
Selain maskara volumizing, formula curling juga dapat membantu membuat bulu mata terlihat lebih terangkat. Bhatty menyarankan penggunaan lash primer sebelum maskara untuk menambah volume secara visual.
Fiber mascara juga dapat menjadi pilihan karena serat pada formulanya membantu memberikan tampilan bulu mata yang lebih penuh.
Kunci mendapatkan bulu mata tebal bukan dengan menumpuk maskara sebanyak mungkin, melainkan membangun volumenya secara bertahap.
Bhatty menyarankan untuk mengaplikasikan satu lapisan maskara terlebih dahulu, kemudian menambahkan sedikit translucent powder sebelum lapisan berikutnya.
“Aplikasikan satu lapis maskara, maskara apa pun yang diinginkan. Kemudian ambil sedikit translucent powder pada bulu mata, cukup sedikit agar tidak menggumpal, lalu aplikasikan lapisan maskara berikutnya di atasnya,” ucap Bhatty.
Teknik tersebut dapat menjadi alternatif bagi yang tidak memiliki lash primer maupun fiber mascara. Namun, jumlah bedak yang digunakan harus sangat sedikit agar tidak membuat tekstur bulu mata menjadi berat.
Produk yang tepat tetap membutuhkan alat pendukung. Bhatty merekomendasikan agar selalu menyediakan spoolie bersih dan fan brush berukuran kecil ketika menggunakan maskara. Setelah setiap lapisan diaplikasikan, spoolie dapat digunakan untuk menyisir bulu mata dan memisahkan helai yang saling menempel.
Sementara itu, fan brush membantu mengaplikasikan produk secara lebih presisi sehingga maskara tidak menumpuk pada satu bagian.
Bhatty juga mengingatkan agar tidak mencelupkan seluruh wand maskara ke dalam translucent powder sebelum memasukkannya kembali ke dalam tabung. Menurutnya, cara tersebut berisiko mengontaminasi produk.
Selain hasil riasan, kebersihan produk dan alat juga perlu diperhatikan. Bhatty menyarankan untuk membuang maskara setelah digunakan selama sekitar tiga bulan untuk mengurangi risiko kontaminasi yang dapat mengganggu kesehatan mata, termasuk memicu bintitan.
Spoolie yang bersih juga dapat digunakan untuk mengangkat kelebihan produk setelah maskara diaplikasikan. Dengan teknik tersebut, bulu mata tetap terlihat penuh, tetapi setiap helainya lebih terpisah dan rapi.
Untuk mengantisipasi kesalahan saat merias mata, kapas dan makeup remover juga sebaiknya tersedia. Dengan demikian, noda maskara di sekitar mata dapat segera dibersihkan tanpa harus mengulang seluruh riasan.