Destry Damayanti Prioritaskan Stabilitas Ekonomi Sebagai Gubernur BI

Selasa, 01 September 2026 | 04:24:32 WIB
Gubernur Bank Indonesia terpilih untuk periode 2026-2031, Destry Damayanti. (Foto: NET)

JAKARTA — Gubernur Bank Indonesia terpilih untuk periode 2026-2031, Destry Damayanti, menegaskan komitmennya untuk menempatkan stabilitas sebagai fokus utama di tengah tingginya dinamika ketidakpastian global saat ini.

Pengesahan Destry sebagai pemimpin bank sentral dilakukan secara resmi oleh DPR bersama dengan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur. Ketiga tokoh tersebut sebelumnya telah menyelesaikan seluruh tahapan uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR dengan lancar.

Menurut Destry, faktor ketidakpastian global yang masih membayangi saat ini dapat dicermati melalui pergerakan nilai tukar rupiah yang telah menyentuh kisaran Rp17.700 per dolar AS, jauh melampaui proyeksi awal dalam APBN 2026 yang dipatok pada level Rp16.000.

Melihat kondisi tersebut, beliau memandang bahwa menjaga stabilitas merupakan langkah krusial agar ekosistem perekonomian nasional tetap berjalan kondusif.

"Stabilitas itu tetap menjadi prioritas kami, karena kalau ekonomi stabil, kami juga bisa terus menjaga nilai tukar stabil, inflasi stabil, tentu itu akan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif untuk nanti ekonomi bisa tumbuh lagi," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Menanggapi amanah baru ini, pejabat yang telah berkiprah sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019 tersebut menyatakan bahwa berbagai kebijakan positif dari bank sentral akan terus dilanjutkan. Kendati demikian, otoritas moneter tetap melakukan penyesuaian operasional agar selaras dengan dinamika zaman.

Terlebih lagi, Bank Indonesia kini didukung oleh tiga pilar kebijakan utama, yaitu moneter, makroprudensial, serta sistem pembayaran. 

Walaupun fokus utama kebijakan moneter diarahkan untuk menjaga stabilitas, instrumen makroprudensial dipastikan tetap berjalan selaras untuk memberikan sokongan penuh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi stance tetap sama, bahwa stabilitas tetap dalam kondisi seperti sekarang. Ketidakpastian global masih tinggi, maka stailitas tetap menjadi kunci bagi kami," tuturnya.

Keputusan pengangkatan Destry sebagai Gubernur BI 2026-2031 disahkan dalam Rapat Paripurna DPR bersamaan dengan penetapan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur.

Sebelum penetapan ini, ketiganya telah melewati rangkaian uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR. Dalam pemaparannya, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menyampaikan bahwa keputusan tersebut dicapai melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat.

"Terpilihnya calon Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur Bank Indonesia yang sudah dipilih dan ditetapkan, diharapkan dapat mendorong Bank Indonesia bekerja lebih fokus dan terarah dan hal ini penting untuk mewujudkan cita-cita konstitusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakt sebgaiama diamanatkan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan," ujarnya pada Rapat Paripurna ke-IV Masa Persidangan I 2025-2026, Selasa (1/9/2026).

Menutup rangkaian sidang tersebut, Ketua DPR Puan Maharani meminta persetujuan secara langsung dari seluruh anggota dewan yang hadir terhadap laporan yang disampaikan oleh Komisi XI DPR. 

Seluruh anggota dewan yang hadir menyatakan persetujuan secara mufakat, menjadikan Destry, Aida, dan Solikhin resmi mengemban tugas sebagai Anggota Dewan Gubernur BI periode 2026-2031.

Terkini

Hrgovic Sebut Moses Itauma Masih Bertarung Seperti Amatir

Selasa, 01 September 2026 | 06:10:01 WIB

Jonatan Bidik Poin WTF Lewat Kemenangan di China Masters

Selasa, 01 September 2026 | 06:08:31 WIB

Peralta Rendah Hati Usai Bawa Persib Lolos ke ACL Two 2026/27

Selasa, 01 September 2026 | 06:07:01 WIB