Stasiun Karet Tutup, Penumpang KRL Beralih ke Stasiun BNI City

Selasa, 01 September 2026 | 04:32:02 WIB
Rangkaian KRL yang melayani penumpang di Stasiun [FOTO: NET].

JAKARTA - Hari perdana penghentian layanan naik turun penumpang Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Karet pada Selasa (1/9/2026) membawa dampak signifikan berupa lonjakan volume pengguna di Stasiun BNI City atau yang dikenal pula sebagai Stasiun Sudirman Baru.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa proses transisi pengalihan tersebut terp berjalan lancar serta terkendali, meskipun catatan volume pengguna yang keluar dan masuk di Stasiun Sudirman Baru memperlihatkan peningkatan yang cukup tajam.

Berdasarkan rekapitulasi data pengguna yang naik dan turun di Stasiun Sudirman Baru/BNI City hingga pukul 10.00 WIB, tercatat jumlah penumpang yang turun di sana mencapai 8.679 orang, sementara total pengguna yang naik tercatat sebanyak 641 orang.

“Angka tersebut meningkat 326% untuk pengguna yang turun di Stasiun Sudirman Baru/BNI City jika pada sebelum pengalihan tercatat sebanyak 2.036 orang yang turun di stasiun ini," ujar Karina, Selasa (1/9/2026).

Lebih lanjut, Karina menuturkan bahwa skenario pengalihan alur layanan naik turun pengguna menuju Stasiun Sudirman Baru/BNI City ini memang telah diprediksi sejak awal bakal mengalami eskalasi volume.

Proyeksi ke depan memperkirakan jumlah pengguna yang melakukan naik kereta di Stasiun Sudirman Baru/BNI City akan melonjak hingga mencapai 20.513 orang, sedangkan volume penumpang turun diprediksi menyentuh angka 18.696 orang, dengan kepastian bahwa jumlah frekuensi perjalanan Commuter Line Cikarang yang melintasi stasiun tersebut tetap stabil di angka 264 perjalanan.

Karina menegaskan kembali bahwa lonjakan volume pengguna ini tentunya telah diimbangi dengan kesiapan fasilitas pelayanan yang jauh lebih memadai di area Stasiun Sudirman Baru/BNI City, di mana kapasitas optimal stasiun tersebut mampu menampung hingga 2.000 orang dalam setiap jamnya.

Bagi para pengguna Commuter Line yang sebelumnya terbiasa mengakses layanan naik dan turun di Stasiun Karet, terhitung mulai hari ini dialihkan sepenuhnya ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City melalui jalur akses dari selasar samping Stasiun Karet yang kini telah terintegrasi langsung dengan hall barat bagian bawah Stasiun Sudirman Baru/BNI City.

Fasilitas penunjang pelayanan pengguna di area hall tersebut pun telah dilengkapi secara lengkap dengan ketersediaan gate elektronik, konter loket tiket, serta berbagai fasilitas pendukung kenyamanan lainnya.

Selain itu, akses pintu masuk dan keluar tambahan yang terhubung langsung dari arah Jalan Jenderal Sudirman juga telah resmi dibuka dengan dilengkapi perangkat gate serta petugas loket guna memberikan kemudahan mobilitas bagi para pekerja kantoran di kawasan sekitar Sudirman.

Demi mengoptimalkan pelayanan di lapangan, pihak KAI Commuter turut menyiagakan personel petugas serta fasilitas pusat informasi secara khusus guna membantu mengarahkan para penumpang.

Langkah pengamanan informasi tersebut juga didukung oleh pemasangan petunjuk arah yang jelas, penempatan petugas layanan, signage, serta pengaturan arus mobilitas penumpang yang dirancang agar pola perubahan rute perjalanan ini dapat dipahami dengan baik oleh seluruh pengguna setia Commuter Line.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI memastikan komitmennya untuk mempercepat proses instalasi sarana prasarana penunjang transportasi berupa travelator di Stasiun BNI City, menyusul resmi dihentikannya aktivitas naik turun penumpang di Stasiun Karet terhitung sejak hari Selasa (1/9/2026).

Rangkaian pengerjaan proyek integrasi fasilitas ini sendiri dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga 31 Desember 2026 dan ditargetkan sudah dapat beroperasi penuh pada awal tahun depan.

KAI Sediakan Travelator Sebelumnya, pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI telah menegaskan percepatan pemasangan fasilitas sarana transportasi berupa travelator di Stasiun BNI City seiring dengan ditutupnya aktivitas pelayanan naik turun penumpang di Stasiun Karet mulai Selasa (1/9/2026).

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa realisasi pemasangan infrastruktur penunjang tersebut dilakukan semata-mata demi menjamin faktor kenyamanan sekaligus memperlancar pergerakan mobilitas para penumpang di area stasiun.

Bobby menekankan bahwa proses instalasi travelator tersebut mulai dikerjakan hari ini dan ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu 70 hari ke depan.

“Pemasangan Travelator 70 hari sejak 1 September 2026,” kata Bobby saat ditemui di Menara BTN 2, Senin (31/7/2028) malam.

Terkini

Hrgovic Sebut Moses Itauma Masih Bertarung Seperti Amatir

Selasa, 01 September 2026 | 06:10:01 WIB

Jonatan Bidik Poin WTF Lewat Kemenangan di China Masters

Selasa, 01 September 2026 | 06:08:31 WIB

Peralta Rendah Hati Usai Bawa Persib Lolos ke ACL Two 2026/27

Selasa, 01 September 2026 | 06:07:01 WIB