209 Penerbangan Tertunda Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 22:33:32 WIB
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak 209 pergerakan pesawat penerbangan terjadwal di Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Foto: NET)

JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak 209 pergerakan pesawat penerbangan terjadwal di Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mengalami penundaan atau pembatalan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Berdasarkan data penerbangan pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, terdapat 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan (cancel)," ujar Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, di Tangerang pada Minggu.

Lebih lanjut, dari total 209 penerbangan tersebut, rinciannya terdiri atas 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, serta 10 penerbangan kargo.

"Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam menangani dampak penutupan sementara, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan dan penanganan penumpang," ungkapnya. 

Proses pemulihan operasional bakal dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan perkembangan sebaran abu vulkanik serta aspek keselamatan penerbangan.

Sebagai langkah antisipasi bagi para penumpang yang terdampak, pihak bandara telah mengaktifkan layanan Service Recovery Activation (SRA) dengan membagikan makanan serta minuman ringan. Pengelola juga menyiapkannya di setiap terminal guna mendukung mobilitas penumpang menuju hotel bekerja sama dengan maskapai terkait. 

Sejumlah fasilitas pendukung juga dioptimalkan, seperti pembukaan Posko di Terminal 1B untuk memperlancar koordinasi di lapangan, serta menggandeng para tenant komersial agar tetap beroperasi selama 24 jam penuh.

Sementara itu, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) memperbarui informasi aeronautika lewat penerbitan Notice to Airmen (NOTAM). 

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, menyampaikan bahwa penutupan ruang udara sementara diperpanjang pada tiga bandara utama.

"AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan dalam memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu," katanya. 

Berdasarkan NOTAM A3346/26, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berstatus tertutup sejak pukul 08.36 WIB dengan estimasi buka kembali pukul 13.30 WIB.

Berikutnya, perpanjangan penutupan juga berlaku di Bandara Halim Perdanakusuma lewat NOTAM A3347/26 sejak pukul 09.49 WIB (estimasi buka pukul 14.00 WIB), serta Bandara Radin Inten II melalui NOTAM B1125/26 sejak pukul 09.55 WIB (estimasi buka pukul 14.00 WIB).

Terkini

ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Normal Saat Erupsi

Minggu, 06 September 2026 | 00:04:32 WIB

IHSG Diprediksi Mixed, Investor Cermati Rupiah dan Konflik

Minggu, 06 September 2026 | 00:03:02 WIB

Pelanggan by.U Telkomsel Tumbuh 5 Kali Lipat Tembus 20 Juta

Minggu, 06 September 2026 | 00:01:31 WIB

Prospek GIAA dan CMPP Jelang Nataru: Harga Avtur Jadi Sorotan

Minggu, 06 September 2026 | 00:00:01 WIB

Bidik Smart Building, Wira Elektrik Bermitra dengan Hager

Minggu, 06 September 2026 | 23:58:32 WIB